Ingin Masuk Pasar Modern? ini Syarat untuk UMKM

SEDUH. Salah satu pelaku UMKM di Temanggung sedang menyeduh kopi. (Foto:setyo wuwuh/Temanggung ekspres)
SEDUH. Salah satu pelaku UMKM di Temanggung sedang menyeduh kopi. (Foto:setyo wuwuh/Temanggung ekspres)

MAGELANGEKSPRES.COM, TEMANGGUNG – Pemkab Temanggung akan berusaha membantu pemasaran produk-produk UMKM di daerah. Namun sebelumnya pemkab akan melakukan kurasi agar produk UMKM layak untuk dipasarkan melalui pasar modern hingga ekspor.

Kepala  Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan (Dinkopdag) Kabupaten Temanggung, Sri Hariyanto mengatakan, kurasi akan dilakukan untuk mencari, memilih dan menilai produk UMKM untuk kemudian dipromosikan melalui platform digital.

“Setelah melalui proses kurasi ini produk-produk UMKM Temanggung mampu menembus pasar modern, bahkan layak untuk diekspor,” katanya, Senin (24/5).

Menurutnya, saat ini ternyata lebih dari ratusan produk UMKM yang sudah mulai diperjualbelikan. Ratusan produk akan di kurasi sehingga kualitas dari produk-produk UMKM ini bisa dipertanggungjawabkan.

“Ratusan produk itu terdiri dari produk makanan, kopi, batik, aksesoris, maupun kerajinan, sejauh ini memang para pelaku UMKM sudah memasarkan produknya hingga keluar daerah,” katanya.

Adapun kriteria penilaian dalam kurasi tersebut meliputi kualitas produk, kemasan berstandar nasional Indonesia, komposisi yang tertera di kemasan, pencantuman tanggal kedaluwarsa, serta mengantongi sertifikat halal, ukuran, gram dan sertifikat PIRT.

“Langkah yang kita lakukan, pertama kita kurasi terkait kualitas produk, kemasan dan perizinan. Setelah itu baru kita coba membantu para pelaku UMKM di Temanggung ini di sisi pemasaran,” katanya.

Dijelaskan, setelah dilakukan inventarisasi produk-produk di Temanggung ini ternyata ada ratusan dan banyak banget item dan jenisnya, ini luar biasa sekali potensinya.

“Sehingga perlu kita lakukan kurasi agar produk UMKM itu menjadi produk yang menarik dan enak, hingga mampu bersaing dan menembus pasar-pasar modern,” imbuhnya.

Pemerintah Kabupaten Temanggung juga menggandeng pihak swasta untuk mengedukasi para pelaku UMKM berbenah dan meningkatkan daya saing produk hingga menghasilkan produk dengan kualitas dan kuantitas terbaik. Selain itu, juga diberikan pelatihan dalam mengembangkan promosi dan pemasaran produknya.

Artikel Menarik Lainnya :  Dipersulit "Kulakan" Pertalite Pedagang BBM Eceran Geruduk SPBU

“Harapan dari kurasi ini adalah produk-produk UMKM memiliki legalitas dan apabila bisa diekspor sudah memiliki standar internasional. Dari kurasi ini, kita kan jadi tau produk mereka kurangnya di mana, jadi bisa dibenahi. Tidak hanya itu, kita juga membantu dalam pengembangan produk, kualitas dan kuantitasnya,” tegasnya.

Diharapkan dengan program kurasi tersebut dapat memulihkan sektor perekonomian di Temanggung yang terimbas pandemi Covid-19.

“Dengan adanya kurasi ini kedepan penjualan produk UMKM bisa semakin meningkat, dan bisa mengerakkan perekonomian di Kabupaten Temanggung,” harapnya. (set)