Keluarga Organik Akmil Magelang Divaksin Sinovac

SCREENING. Peserta vaksin keluarga organik Akmil menjalani rangkaian pemeriksaan sebelum divaksin, kemarin. (foto : dok/magelang ekspres)
SCREENING. Peserta vaksin keluarga organik Akmil menjalani rangkaian pemeriksaan sebelum divaksin, kemarin. (foto : dok/magelang ekspres)

MAGELANGEKSPRES.COM, MAGELANG – Setelah seluruh organik Akademi Militer (Akmil) Magelang divaksin pada Maret 2021 lalu, kini giliran keluarga prajurit turut mendapatkan vaksin sinovac. Vaksinasi dipusatkan di Rumah Sakit Kesehatan Akmil selama dua hari, 18-19 Mei 2021.

Kepala Kesehatan Akmil, Letkol Ckm dr Wijiono mengatakan, vaksinasi kalangan keluarga organik ini merupakan tahapan lanjutan setelah sebelumnya seluruh warga Akmil divaksin dua bulan lalu.

“Prosesnya sama dengan vaksinasi organik, ada empat tahap yaitu peserta vaksin dicek suhu badan, tensi, registrasi, dan baru disuntik jika memenuhi syarat,” katanya.

Nyaris sama dengan vaksinasi pada umumnya, petugas kesehatan Akmil juga mewawancarai dengan 16 pertanyaan kepada peserta vaksin. Hal tersebut untuk mencegah risiko buruk jika peserta memilki penyakit penyerta (komorbid).

“Jika ada satu saja item yang tidak sesuai syarat, maka dia tidak boleh menerima vaksin,” imbuhnya.

Seusai disuntik, satu dosis vaksin, peserta harus menunggu sekitar 30 menit. Hal ini sebagai pendeteksi dini efek yang ditimbulkan pascavaksinasi.

“Observasi ini untuk melihat gejala klinis yang muncul setelah pemberian vaksin atau KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi),” jelasnya.

Namun dari sekian banyak yang mengikuti vaksin, nyaris tidak ada KIPI dengan gejala serius. Hanya gejala ringan seperti mengantuk dan mudah lapar.

“Itu efek yang seringkali terjadi. Tangan pegal itu sangat biasa setelah disuntik. Kami berikan pengertian kepada peserta bahwa gejala ini normal,” tandasnya. (wid)

Artikel Menarik Lainnya :  Kasus Covid-19 di Kabupaten Magelang Terus Melojak