Suksesi di Perumda Taman Kyai Langgeng Segera Berlangsung

SEPI. Selama masa pandemi Covid-19 Perusda Taman Kyai Langgeng yang sepi pengunjung jadi tantangan berat bagi kandidat calon direktur yang baru. (foto : wiwid arif/magelang ekspres)
SEPI. Selama masa pandemi Covid-19 Perusda Taman Kyai Langgeng yang sepi pengunjung jadi tantangan berat bagi kandidat calon direktur yang baru. (foto : wiwid arif/magelang ekspres)

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Pemkot Magelang telah mengantongi 5 nama calon direktur utama dan direktur Perumda Taman Kyai Langgeng (TKL). Dari kelima peserta yang telah lolos seleksi administrasi tersebut seluruhnya berasal dari luar Kota Magelang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang Joko Budiyono mengatakan, proses seleksi dititikberatkan pada kandidat yang kompeten dan profesional. Ia mengatakan, pejabat sebelumnya sudah diberhentikan lantaran berdasarkan hasil evaluasi selama beberapa tahun ternyata kurang menjanjikan. “Sebenarnya bukan diganti karena prosesnya seleksi terbuka. Pemerintah ingin Perumda Taman Kyai Langgeng ini jadi lebih baik dari sebelumnya, baik manajerialnya, pengelolaannya, dan segi teknis di dalamnya,” kata Joko, kepada wartawan, Selasa (18/5).

Penggantian tersebut, menurut Joko, bukan karena kinerja pejabat sebelumnya yang buruk. Namun, lebih pada upaya perbaikan manajerial agar ke depan Taman Kyai Langgeng menjadi objek wisata yang membanggakan. “Karena Taman Kyai Langgeng ini jadi wisata andalan di Kota Magelang. Kepala daerah ingin, supaya perekonomian masyarakat terangkat salah satunya karena efek dari Taman Kyai Langgeng ini,” ujarnya.

Joko menyebut, Pemkot Magelang membuka seleksi untuk jabatan satu direktur utama, satu direktur, dan satu dewan pengawas.

Beberapa persyaratan umum yang wajib dipenuhi peserta seleksi antara lain sehat jasmani dan rohani, memiliki keahlian, integritas, kepemimpinan, pengalaman, jujur, perilaku yang baik, dan berdedikasi.

Kemudian, memahami penyelenggaraan Pemerintah Daerah, manajemen perusahaan yang berkaitan dengan salah satu fungsi manajemen, dan menyediakan waktu yang cukup untuk melaksanakan tugasnya. “Calon pendaftar mempunyai pendidikan paling rendah S1, berusia paling tinggi 60 tahun pada saat mendaftar,” imbuhnya.

 

Persyaratan umum lainnya, lanjut Joko, calon pendaftar tidak pernah menjadi anggota Direksi atau Dewan Pengawas yang dinyatakan bersalah sehingga menyebabkan badan usaha yang dipimpin pailit. Lalu tidak sedang menjalani sanksi pidana, dan tidak sedang menjadi pengurus partai politik, calon kepala daerah atau calon wakil kepala daerah, dan/atau calon anggota legislatif.

Artikel Menarik Lainnya :  10 Mahasiswa Fakultas Teknik Positif Covid-19, Untidar Larang Semua Kegiatan di Dalam dan Luar Kampus

Joko memaparkan, persyaratan umum untuk formasi direktur utama dan direktur tidak jauh berbeda dengan persyaratan calon dewan pengawas. “Calon pendaftar direktur utama dan direktur setidaknya memiliki pengalaman kerja minimal 5 tahun di bidang manajerial perusahaan berbadan hukum dan pernah memimpin tim, berusia paling rendah 35 tahun pada saat mendaftar pertama kali,” ucapnya.

Selain persyaratan umum, ada persyaratan khusus yang harus dipenuhi calon pendaftar. Ia menyebutkan, peserta tes bersedia bekerja penuh waktu dan bertempat tinggal di wilayah Kota Magelang, tidak terikat hubungan keluarga dengan Walikota/Wakil Walikota atau Dewan Pengawas atau Direksi sampai derajat ketiga menurut garis lurus atau ke samping termasuk menantu dan ipar.

Kemudian tidak sedang menjadi anggota Direksi atau Dewan Pengawas suatu BUMN/BUMD/Perusahaan lainnya dengan surat pernyataan. Hal lainnya, berkelakuan baik, bebas narkoba dan bersedia tidak merangkap jabatan lembaga pemerintahan atau lembaga non pemerintahan. “Sesuai dengan visi dan misi Walikota Magelang kita ingin Kyai Langgeng ini keberadaannya bisa dirasakan oleh masyarakat. Upaya salah satunya adalah manajerial yang bagus, profesional, kapabilitas, kompeten, dan punya pengalaman,” katanya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Magelang, Agus Satiyo Haryadi menjelaskan, ke-5 pendaftar yang lolos seleksi administrasi selanjutnya akan mengikuti tes tertulis. “Peserta yang sudah lolos seleksi administrasi akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (UKK) 20 Mei 2021,” jelasnya.

Agus yang juga Ketua Panitia Seleksi Calon Direksi dan Dewan Pengawas Perumda Taman Kyai Langgeng ini menjelaskan, tahapan UKK terdiri dari 5 materi antara lain tes psikotes, ujian tertulis keahlian, penulisan makalah dan rencana bisnis, presentasi makalah, dan tes wawancara.“Nama peserta yang lolos nanti akan kita umumkan secara terbuka,” pungkasnya. (wid)

Artikel Menarik Lainnya :  Ingin Gelar Hajatan? Ini Petujuk dari Satpol PP Kota Magelang