Geger! Penemuan Mayat Anak Perempuan di Temanggung

Kapolres Temanggung AKBP Benny Setyowadi
Kapolres Temanggung AKBP Benny Setyowadi

MAGELANGEKSPRES.COM, TEMANGGUNG – Hari ke empat Idul Fitri 1442 H, Minggu (16/5), warga Desa /Kecamatan Bejen digegerkan dengan penemuan mayat di dalam kamar rumah salah satu warga desa setempat. Saat ini Kepolisian Resor Temanggung tengah melakukan penyelidikan.

Kapolres Temanggung AKBP Benny Setyowadi mengatakan, mayat yang ditemukan di dalam kamar itu berjenis kelamin perempuan dengan inisial ALH (7). Penemuan mayat ini atas dasar laporan dari warga setempat.

“Ada warga yang melaporkan ke Polsek Bejen, bahwa pada hari Minggu (16/5) sekitar pukul 23.00 ada penemuan mayat di salah satu rumah warga,” terangnya, Senin (17/5).

Dari laporan tersebut kemudian petugas Polsek Bejen mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Setelah sampai di lokasi ternyata memang benar ada sesosok mayat berjenis kelamin perempuan di dalam kamar.

Dari temuan ini kemudian petugas melakukan olah TKP, sampai sekarang masih penyelidikan terhadap kasus tersebut.

“Olahraga TKP langsung dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti dari meninggalnya korban,” terangnya.

Selain melakukan olah TKP, saat ini juga mengamankan empat orang, mereka dimintai keterangan atas meninggalnya korban.

“Penyelidikan masih berjalan. Dalam kasus ini, kepolisian mengamankan empat orang. Kami melakukan pemeriksaan terhadap ibu dan bapak dari anak tersebut serta dua tetangganya,” katanya.

Menyinggung soal penyebab anak itu meninggal, Benny menjelaskan, bahwa pihaknya masih mendalami. Pada hari Senin tim Dokpol Polda Jateng melakukan autopsi terhadap korban.

“Nanti keterangan dari tim Dokpol Polda Jateng itulah kami sampaikan kepada rekan-rekan media,” katanya.

Kalau dugaan dari keterangan awal, lanjut dia, anak tersebut sudah meninggal sekitar 4 bulan lalu.

“Posisi mayat ada di dalam kamar, kondisinya kering, tinggal kulit dan tulang. Akan tetapi, kami lihat dari hasil autopsi saja,” katanya. (set)

Artikel Menarik Lainnya :  50 Penyandang Disabilitas di Temanggung Ikuti Pelatihan Vokasional