200 Wisatawan di Purworejo Jalani Rapid Test Antigen

PEMERIKSAAN. Petugas Polres Purworejo melakukan pemeriksaan rapid test antigen terhadap sejumlah pengunjung Pantai Jetis dan Pantai Jatimalang, kemarin.(Foto: eko)
PEMERIKSAAN. Petugas Polres Purworejo melakukan pemeriksaan rapid test antigen terhadap sejumlah pengunjung Pantai Jetis dan Pantai Jatimalang, kemarin.(Foto: eko)

MAGELANGEKSPRES.COM, PURWOREJO – Upaya pencegahan penularan Covid-19 dilakukan Polres Purworejo melalui rapid test antigen di objek wisata Pantai Jetis di Desa Patutrejo Kecamatan Grabag dan Pantai Jatimalang di Desa Jatimalang Kecamatan Purwodadi, Sabtu–Minggu (15-16/5). Sebanyak 200 pengunjung menjalani tes itu secara sukarela dan hasilnya diketahui negatif Covid-19.

Kapolres Purworejo, AKBP Rizal Marito SH SIK MSi, menyebut rapid test antigen dilakukan untuk memutus rantai penularan Covid-19.

“Dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai tingkat RT hingga kabupaten, kami juga melaksanakan upaya pencegahan penularan, salah satunya di objek wisata,” sebutnya.

Pengambilan sampel cairan pernapasan tersebut dilakukan tim Urdokkes Polres Purworejo. Petugas mengalokasikan seratus sampel di Pantai Jatimalang pada Sabtu (15/5) dan seratus alat di Jetis, Minggu (16/5). Pengambilan sampel swab dilakukan secara acak.

“Kami lakukan pengujian secara acak, semua yang kebetulan diambil sebagai sampel, mengikuti pengujian dengan sukarela,” terangnya.

Dalam pengujian di Pantai Jatimalang, sebanyak seratus sampel yang diuji, seluruhnya menunjukkan hasil negatif. Pun juga dengan pengujian di Pantai Jetis.

Kendati demikian, Kapolres Purworejo tetap mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi penularan virus dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan (Prokes) 5 M secara ketat.

“Wajib masker, cuci tangan, jaga jarak, tidak berkerumun, imbauan-imbauan itu selalu disampaikan petugas yang berjaga di seluruh objek wisata Purworejo. Polisi mendampingi TNI dan Satpol PP juga keliling mengingatkan pengunjung yang ketahuan melanggar protokol kesehatan,” tegasnya. (top)

Artikel Menarik Lainnya :  Bertambah, 4 Orang Meninggal Akibat Covid-19 di Purworejo