Pemkab Purworejo Peduli Penjaga Pintu Perlintasan KA

TALI ASIH. Wabup Purworejo menyerahkan tali asih kepada para panjaga perlintasan KA, kemarin. (Foto: eko)
TALI ASIH. Wabup Purworejo menyerahkan tali asih kepada para panjaga perlintasan KA, kemarin. (Foto: eko)

MAGELANGEKSPRES.COM, PURWOREJO – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Pemerintah Kabupaten Purworejo memberikan tali kasih kepada petugas pos penjagaan perlintasan kereta api (KA) yang ada di Kabupaten Purworejo, Senin (10/5). Kegiatan yang dipusatkan di pos penjagaan Desa tegalkuning Kecamatan Banyuurip ini merupakan kerja sama dari Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Perhubungan dengan Perumda Bank Purworejo.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuuti SH yang sekaligus menyerahkan tali asih secara simbolik kepada petugas penjagaan. Turut mendampingi Wabup antara lain Plt Kepala Dinas Perhubungan Drs Boedi Hardjono, Direktur Perumda Bank Purworejo Wahyu Argono Irawanto SE MM dan pejabat terkait lainnya.

Wabup Yuli Hastuti mengatakan bahwa petugas penjagaan perlintasan kereta api memiliki tanggung jawab yang sangat besar dan berat karena pos perlintasan kereta api ini tidak terkoneksi dengan stasiun. Selain itu, jadwal kereta yang sering berubah juga menjadikan perhatian dan memerlukan kewaspadaan lebih bagi para petugas.

Menurutnya, peran petugas ini memang tidak begitu populer dan kerap diabaikan. Namun, para petugas inilah yang menyelamatkan banyak pengendara dari hal hal yang tidak diinginkan di perlintasan kereta api.

“Ini adalah bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo kepada panjenengan semua yang telah berdedikasi dan mengabdi untuk kelancaran perjalanan kereta api maupun keselamatan masyarakat secara luas. Saya mohon jangan dilihat dari isi ataupun nominalnya namun ini adalah tali kasih dan tondo tresno kami untuk panjenengan beserta keluarga dirumah,” ungkapnya.

Lebih lanjut Wabup berharap mereka juga dapat menjadi contoh dalam kepatuhan menjalankan protokol kesehatan pada lingkungan masyarakat. Apalagi dalam situasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 yang diprediksi masih banyak pemudik yang akan tetap pulang ke daerah asal.

Artikel Menarik Lainnya :  Indeks Kualitas Udara di Purworejo Lampaui Target

“Sehingga kerja sama semua pihak akan sangat penting untuk dilakukan agar tidak ada peningkatan kasus Covid 19,” harapnya.

Sementara Drs Boedi Hardjono menjelaskan, pada tahun ini santunan dan bingkisan lebaran diserahkan kepada 20 petugas penjaga perlintasan. Mereka bertugas di 5 tempat berbeda, yaitu perlintasan Krendetan Bagelen, perlintasan Tegalkuning Banyuurip, perlintasan Bayem Kutoarjo, perlintasan Andong Butuh, dan perlintasan underpass Krandegan Bayan.

“Kesemuanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Purworejo dan diharapkan ke depan petugas akan terus semangat dalam menjalankan tugas mulianya ini,” tandasnya. (top)