Klaster Shalat Tarawih di Purbalingga : 19 Jamaah Masjid Positif Covid-19

Sebanyak 19 jamaah salah satu masjid di Desa Karangnangka Purbalingga, positif Covid-19. Minggu (9/5).
Sebanyak 19 jamaah salah satu masjid di Desa Karangnangka Purbalingga, positif Covid-19. Minggu (9/5).

MAGELANGEKSPRES.COM, PURBALINGGA – Klaster salat tarawih kembali muncul di Kabupaten Purbalingga. Kali ini di Desa Karangnangka, Kecamatan Mrebet. Sebanyak 19 jamaah salah satu masjid di Desa Karangnangka positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga dr Hanung Wikantono mengatakan, munculnya klaster tarawih berawal seorang takmir masjid dinyatakan positif Covid-19.

“Kami (Tim Gugus Tugas Covid-19, red) melakukan tracing dengan metode swab test PCR terhadap 27 jamaah masjid, Kamis (6/5) pekan lalu. Hasilnya 19 orang dinyatakan positif Covid-19,” katanya, Minggu (9/5).

Menurutnya, saat ini seluruh jamaah yang dinyatakan positif covid sudah melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. “Senin (10/5), kami bersama Puskesmas Kecamatan Mrebet akan melakukan langkah antisipasi penyebaran dengan menjalankan rapid antigen kepada kontak erat,” imbuhnya.

Dia menambahkan, selain melakukan tracing kontak erat, juga dilakukan lockdown di tiga RT di sekitar musala. Hal itu dilakukan agar penyebaran virus tidak meluas dan segera dapat ditangani.

“Selain melakukan lockdown, kami juga menugaskan Puskesmas Mrebet untuk memberikan vitamin kepada warga yang saat ini sedang menjalani isolasi mandiri,” lanjutnya

Sebelumnya juga muncul klaster tarawih di Desa Baleraksa, Kecamatan Karangmoncol. Sebanyak 23 jamaah masjid di desa tersebut, harus menjalani swab test PCR setelah diketahui imam masjid positif Covid-19.

Saat ini, imam masjid yang dinyatakan positif Covid-19 tengah dirawat di RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto. Sedangkan jamaah masjid yang menjalani swab test PCR menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. (tya)

Artikel Menarik Lainnya :  Bantu Pemkab Kudus, Polda Jateng Akan Beri Tambahan Tenaga Kesehatan