Pasokan LPG dan BBM di Wonosobo Aman

LPG. Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Wonosobo bersama dengan Pertamina melakukan monitoring bersama pasokan LPG di Wonosobo jelang lebaran 2021.
LPG. Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Wonosobo bersama dengan Pertamina melakukan monitoring bersama pasokan LPG di Wonosobo jelang lebaran 2021.

MAGELANGEKSPRES.COM, WONOSOBO – Pemkab Wonosobo bersama Pertamina melakukan monitoring  langsung  ke sejumlah pangkalan atau outlet gas LPG di Wonosobo. Hal tersebut memastikan pasokan LPG aman selama Ramadan hingga lebaran 2021.

“Pemkab bersama Pertamina melaksanakan tinjauan langsung ke lapangan dalam rangka memastikan ketersediaan stok LPG di Wonosobo dalam kondisi aman. Khususnya di wilayah Kecamatan Kepil, Sapuran dan Kaliwiro jelang Hari Raya Idul Fitri 1442H,” ungkap Kabag Perekonomian dan SDA Setda, Siti Nuryanah, kemarin.

Monitoring  dihadiri Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Wonosobo terdiri dari Kepala Bagian Perekonomian dan SDA,  Dinas Perdagangan Koperasi UKM,  Satuan Polisi Pamong Praja, dan Polres Wonosobo. Sementara dari Pertamina dihadiri oleh Sales Branch Manager wilayah Wonosobo, Abdillah.

Menurutnya, peninjauan dilaksanakan untuk memastikan kembali ketersediaan LPG dan harga yang beredar di masyarakat dalam situasi terkendali. Monitoring akan terus digelar hingga jelang perayaan Idul Fitri 2021.

“Tinjauan kami lakukan utamanya di pangkalan dan pertokoan yang menjual gas LPG untuk mengecek ketersediaan dan harga yang beredar di masyarakat masih terkendali,” katanya

Terpisah, Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho menyampaikan terima kasih kepada pihak Pemerintah Kabupaten Wonosbo yang telah membantu Pertamina dalam memastikan ketersediaan LPG 3 Kg untuk konsumen.

“Dengan adanya sinergi antara Pertamina dan pemerintah daerah serta jajaran stakeholders lainnya, tentu penyediaan kebutuhan energi untuk masyarakat dapat semakin terjamin,” ujar Brasto.

Pihaknya mengungkapkan Pertamina berkomitmen untuk menjamin ketersediaan BBM dan LPG untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Untuk Kabupaten Wonosobo rata rata penyaluran untuk produk LPG 3 Kg sebesar 1.654 MT per bulan. Namun untuk langkah antisipasi apabila ada kemungkinan lonjakan kebutuhan sebesar 6-7%, utamanya pada saat menjelang hari raya lebaran khususnya sejak H-7 hari raya.

Artikel Menarik Lainnya :  Satgas Covid-19 Kabupaten Wonosobo Gelar Operasi Jam Malam, Sasar Tempat Hiburan dan Lokasi Nongkrong

“Khususnya di Wonosobo rata rata penyaluran untuk produk LPG 3 Kg sebesar 1.654 MT per bulan. Apabila ada kemungkinan lonjakan, sudah disiapkan tambahan fakultatif sebesar  6-7% seperti pada saat menjelang hari raya lebaran khususnya sejak H-7 hari raya,” ungkapnya.

Sedangkan dalam penyaluran BBM Pertamina juga telah menjalankan program Digitalisasi SPBU untuk menjaga kehandalan pasokan BBM secara real time, mulai dari monitoring stok yang tersedia di SPBU, monitoring penerimaan BBM saat bongkar muat dari mobil tangki, hingga penjadwalan otomatis dari pengiriman BBM ke SPBU.

“Khusus di wilayah Wonosobo, sebanyak 10 SPBU sudah menerapkan Digitalisasi SPBU, untuk itu konsumen tidak perlu khawatir,” pungkasnya (gus)