Polres Temanggung Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Ratusan Petasan

MUSNAHKAN. Ribuan botol minuman beralkohol dimusnahkan di halaman Rumah Dinas Bupati Temanggung, Rabu (5/5).( Foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)
MUSNAHKAN. Ribuan botol minuman beralkohol dimusnahkan di halaman Rumah Dinas Bupati Temanggung, Rabu (5/5).( Foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)

MAGELANGEKSPRES.COM, TEMANGGUNG – Dari sejumlah razia yang dilakukan oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Temanggung, telah diamankan ribuan botol minuman beralkohol dan petasan. Barang bukti itu kemudian dimusnahkan di halaman Pendopo Pengayoman Rumah Dinas Bupati Temanggung, Rabu (5/5).

Barang bukti yang dimusnahkan yakni 1.651 botol minuman beralkohol dan ratusan petasan. Pemusnahan dilakukan dengan cara digilas menggunakan alat berat. Sedangkan petasan dimusnahkan dengan cara dimasukan dan disiram dengan menggunakan air.

Pemusnahan minuman beralkohol dan petasan disaksikan oleh Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo dan jajaran Forkompimda Kabupaten Temanggung .

Kapolres Temanggung AKBP Benny Setyowadi menyebutkan, barang bukti minuman beralkohol tersebut terdiri dari 1.078 botol minuman keras berbagai jenis merek dan 575 botol minuman tradisional jenis ciu. Sedangkan untuk jumlah petasan 675 petasan.

“Satu jeriken minuman beralkohol jenis ciu juga kami musnahkan, kurang lebih sebanyak 35 liter,” terangnya.

Ribuan botol minuman beralkohol tersebut merupakan hasil operasi atau razia di sejumlah wilayah Polsek yang masuk wilayah Polres Temanggung.

Kapolres menegaskan bahwa operasi minuman beralkohol dan petasan untuk memberikan rasa aman, nyaman warga dalam beraktivitas, terutama beribadah pada bulan Ramadan.

“Minuman beralkohol, selama ini menjadi pemicu aksi kriminalitas. Dengan adanya operasi, penyitaan, dan pemusnahan barang bukti itu diharapkan tidak ada krimimalitas selama Ramadan hingga Lebaran 2021,” jelasnya.

Kapolres mengimbau, bagi masyarakat yang mengetahui adanya peredaran minuman beralkohol, untuk segera melaporkan kepada petugas keamanan terdekat, apalagi jika didapati sedang berpesta minuman beralkohol.

“Kami harapkan Temanggung tetap kondusif. Jika ada warga mengetahui ada peredaran minuman beralkohol, segera melapor ke polisi, kemudian kami menindaklanjuti dengan melakukan operasi terhadap minuman keras tersebut,” katanya.

Artikel Menarik Lainnya :  Waspada! Covid-19 Kembali Mengganas

Sedangkan untuk petasan disita dari sejumlah pembuat dan pedagang. Mereka telah mendapat edukasi bahwa petasan termasuk yang dilarang karena dapat berbahaya bagi diri sendiri maupun orang lain.

“Petasan juga menganggu ibadah warga, termasuk menganggu kenyamanan selama bulan puasa dan Lebaran. Kami akan terus menggelar operasi untuk menciptakan iklim kondusif di Temangggung sehingga warga nyaman, aman, dan tenteram dalam beraktivitas serta beribadah,” katanya.

Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo menyampaikan apresiasinya pada kepolisian yang telah menggelar operasi secara intensif pada bulan puasa ini, bahkan terus berlangsung hingga Lebaran mendatang.

“Semoga Temanggung tetap kondusif. Pemkab sangat berterima kasih dan mendukung kinerja Polri,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tertib hukum sehingga iklim kondusif tetap terjaga, selanjutnya warga beraktivitas dengan nyaman.

“Masyarakat tetap aman dan tenang dalam menjalankan ibadah, selain itu juga tetap wajib memperhatikan protokol kesehatan,” pesan Wabup. (set)