Pramuka Kwartir Cabang Temanggung Bagi-bagi Masker Gratis di Pasar

BAGIKAN. Pramuka membagikan masker di sejumlah titik di Kabupaten Temanggung, Selasa (4/5).( Foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)
BAGIKAN. Pramuka membagikan masker di sejumlah titik di Kabupaten Temanggung, Selasa (4/5).( Foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)

MAGELANGEKSPRES.COM, TEMANGGUNG – Di tengah ramainya pengunjung pasar tradisional menjelang Idul Fitri 1442 H, dimanfaatkan Pramuka Kwartir Cabang Temanggung untuk melakukan aksi peduli dengan membagikan masker gratis.

Setidaknya ada lima pasar tradisional di Kabupaten Temanggung, menjadi sasaran pembagian masker, di antaranya Pasar Kliwon, Pasar Ngimbrang Bulu, Pasar Legi Parakan, Pasar Wage Ngadirejo dan Pasar Candiroto.

Waka Humas Kwarcab Temanggung Dwi Sukarmei mengatakan, pihaknya memang sengaja memilih pasar sebagai sasaran pembagian masker. Sebab selama ini pasar masih aktif dibuka, dan banyak pengunjung yang silih berganti di pasar.

“Tidak hanya pada pedagang saja, tapi juga untuk pengunjung pasar,” katanya, Selasa (4/5).

Selain membagikan masker puluhan anggota pramuka terjun langsung mengingatkan penerapan disiplin protokol kesehatan kepada para pedagang dan pengunjung pasar tradisional.

Tak hanya itu, aksi Pramuka peduli ini diwujudkan juga dengan ikut berperan serta dalam Posko Terpadu Larangan Mudik.

“Kami mengucapakan terima kasih kepada masyarakat yang telah disiplin menerapkan protokol kesehatan meskipun di tengah situasi dan kondisi yang serba terbatas ini,” kata Dwi yang juga Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung ini.

Menurut dia pembagian masker ini sangat penting karena penggunaan masker ini bagian protokol kesehatan yang mudah dilakukan.

“Kami mengambil tempat-tempat keramaian termasuk di Pasar Parakan yang merupakan pusat perekonomian sekaligus sebagai tempat rawan penyebaran Covid-19. Oleh karena itu kami membagikan masker dan terus mengingatkan warga pasar untuk disiplin prokes,” katanya.

Menurut Dwi, pasar merupakan tempat kerumun, bergerombol maupun bertemunya banyak orang yang tentunya rawan penyebaran  COVID-19.

“Pasar menjadi salah satu tempat berkumpulnya masyarakat, apalagi menjelang Idul Fitri seperti saat ini, tingkat pengujung pasar terus mengalami kenaikan. Oleh karena itu kami terus berusaha menyampaikan proses kepada pedagang dan pengunjung pasar,” tuturnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Vaksinasi 950 Pedagang Tembakau Dilakukan Sebelum Panen Raya Temanggung

Sementara itu Rohman salah satu pedagang pasar menuturkan, dalam beberapa hari terakhir ini memang ada peningkatan jumlah pengujung, hanya saja masih belum berdampak pada penjualan.

“Pasarnya memang ramai, tapi baru ramai orangnya saja, transaksi masih minim,” tuturnya.

Menurutnya, pembagian masker dan sosialisasi prokes memang sangat dibutuhkan oleh pedagang dan pengunjung, mengingat pengunjung pasar saat ini ada kungkinan dari orang luar Temanggung.

“Sangat membantu kami, semoga saja bisa dilakukan terus menerus,” harapnya. (set)