Update Kasus Covid-19 Kabupaten Magelang, 64 Pasien Sembuh, Dua Meninggal

Update Kasus Covid-19 Kabupaten Magelang, Senin (3/5/2021), 64 Pasien Sembuh, Dua Meninggal
Update Kasus Covid-19 Kabupaten Magelang, Senin (3/5/2021), 64 Pasien Sembuh, Dua Meninggal

MAGELANGEKSPRES.COM, MAGELANG – Pasien terkonfirmasi covid-19 di Kabupaten Magelang yang dinyatakan sembuh pada Senin (3/5/2021), bertambah 64 orang. Namun pasien baru juga bertambah, tapi hanya sembilan orang.

Kemarin juga ada empat orang alih status domisili dan dua orang meninggal. Kini jumlah total pasien yang masih dalam penyembuhan, ada 242 orang.

“Kita bersyukur, hari ini ada tambahan 64 pasien terkonfirmasi sembuh. Namun kita tetap harus waspada dan antisipasi dengan tetap menjalan protokol kesehatan secara ketat,” ucap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.

Untuk tambahan 64 pasien sembuh hari ini, kata Nanda, berasal dari 12 kecamatan. Terbanyak dari Kecamatan Mertoyudan, 16 orang. Kemudian dari Muntilan 12 orang dan sembilan orang di Mungkid serta Dukun. Selain itu juga ada lima orang di Salam, dan dua orang di Salaman, Secang dan Candimulyo.

“Hari ini juga ada satu orang di Sawangan, Ngablak dan Bandongan,” terang Nanda.

Sedang tambahan empat pasien terkonfirmasi yang alih status domisili, berasal dari Mertoyudan dua orang dan satu orang di Mungkid dan Dukun.

“Untuk tambahan dua orang meninggal hari ini, berasal Borobudur dan Muntilan,” jelas Nanda.

Untuk tambahan sembilan pasien terkonfirmasi baru, berasal dari tujuh kecamatan. Meliputi Grabag dan Bandongan, dua orang. Kemudian satu orang di Salaman, Mertoyudan, Mungkid, Secang, Candimulyo.

“Dengan tambahan semua ini, jumlah kumulatifnya menjadi 9680 orang. Rinciannya, 242 dalam penyembuhan, 9152 sembuh dan 286 sembuh,” papar Nanda.

Sementara untuk pasien suspek, ada tambahan empat orang. Mereka berasal dari Borobudur, Muntilan, Tempuran dan Srumbung. Namun hari ini ada juga tambahan dua orang alih status terkonfirmasi. Yakni dari Salaman dan Candimulyo.

“Kini jumlah kumulatif pasien suspek ada 1902 orang. Terdiri dari 16 dirawat, 20 isolasi mandiri, 1602 sembuh dan 264 orang selesai menjalani isolasi mandiri,” pungkas Nanda.(cha)