Pemkot Magelang Gandeng Untidar, Kerjasama Berbagai Bidang

KERJA SAMA. Pemkot Magelang resmi menggandeng Untidar, di berbagai bidang termasuk pendidikan, penelitian, hingga pengabdian masyarakat.( foto : wiwid arif/magelang ekspres)
KERJA SAMA. Pemkot Magelang resmi menggandeng Untidar, di berbagai bidang termasuk pendidikan, penelitian, hingga pengabdian masyarakat.( foto : wiwid arif/magelang ekspres)

MAGELANGEKSPRES.COM, MAGELANG – Di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat Pemkot Magelang menggandeng Universitas Tidar (Untidar). Kerja sama itu bahkan telah dilegalisasi antara Walikota Magelang dr Muchamad Nur Aziz bersama Rektor Untidar Prof Dr Ir Mukh Arifin MSc, Senin (3/5) di kompleks Kantor Walikota Magelang.

Aziz mengatakan, maksud dan tujuan kerja sama adalah untuk saling memanfaatkan sumber daya antara keduanya pada beberapa objek. Termasuk ruang lingkup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di Kota Magelang.

Selain 3 bidang itu, juga bidang pengembangan, pengkajian, pemetaan, dan penyusunan kebijakan perencanaan pembangunan. Kemudian, bidang-bidang lain yang disepakati sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan Perundang-undangan.

Aziz menjelaskan nota kesepakatan berjangka waktu dua tahun ini diharapkan bisa bermanfaat bagi Pemkot Magelang dan Untidar. Menurut Aziz, keberadaan perguruan tinggi atau universitas turut mempengaruhi kemajuan sudah sebuah kota.

“Oleh karena itu, saya mendorong Untidar dan universitas lainnya di Kota Magelang untuk meningkatkan kualitas. Sebuah kota kalau maju kita harus mendorong universitas jadi maju, jadi “saka guru”. Pemerintahan akan semakin baik juga dari kemajuan universitas,” ujarnya.

Selama ini, kebanyakan orang Magelang lebih memilih untuk sekolah atau kuliah di universitas luar daerah seperti Semarang, Jogjakarta, dan luar provinsi lainnya. Ia pun ingin Untidar memiliki kualitas serupa sehingga diminati masyarakat.

“Kebanyakan orang Magelang suka sekolah di luar daerah, seperti UGM, UI, UNDIP, ITB dan lainnya. Saya harap Untidar juga begitu, jadi universitas kebanggaan Kota Magelang,” ungkapnya.

Bahkan, Untidar yang sudah berstatus negeri ini bukan tidak mungkin membuka fakultas kedokteran. Fakultas ini dinilai masih dibutuhkan, apalagi Kota Magelang menjadi rujukan daerah sekitar Kedu.

Artikel Menarik Lainnya :  Meningkatkan Potensi UMKM Mainan Kayu Wujud Ekonomi Kreatif di Jurangombo Utara

Keberadaan Untidar juga berdampak positif bagi lingkungan sekitar, terutama dari sisi ekonomi.

“Di sekitar universitas ada bisnis masyarakat, misalnya bisnis kos-kosan, harga tanah juga jadi lebih mahal. Artinya ada dampak positif dari segi ekonomi di sekitar universitas,” pungkasnya. (wid)