Pemkot Magelang Siap Jalankan Arahan Presiden Soal Penanggulangan Covid-19

ARAHAN. Walikota Magelang, dr Aziz, Wakil Walikota KH Mansyur, Sekda Joko Budiyono dan pejabat terkait lainnya saat mengikuti arahan Presiden RI Joko Widodo, secara virtual, Rabu (18/4) lalu. ( foto : wiwid arif/magelang ekspres )
ARAHAN. Walikota Magelang, dr Aziz, Wakil Walikota KH Mansyur, Sekda Joko Budiyono dan pejabat terkait lainnya saat mengikuti arahan Presiden RI Joko Widodo, secara virtual, Rabu (18/4) lalu. ( foto : wiwid arif/magelang ekspres )

MAGELANGEKSPRES.COM, MAGELANG – Pemerintah Daerah diminta membuat imbauan dan langkah strategis dalam memperketat aturan larangan mudik pada momentum Lebaran di Hari Raya Idul Fitri 2021. Hal ini menyusul arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberi pengarahan kepada Kepala Daerah se-Indonesia yang turut diikuti Walikota Magelang dr Muchamad Nur Aziz, Wakil Walikota KH Mansyur, Sekda Joko Budiyono, dan pejabat terkait secara virtual, di Command Center kompleks Kantor Walikota Magelang, Rabu (28/4).

Presiden menyampaikan agenda utama yang ditekankan pada pengarahan kali ini adalah penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi di Indonesia. Presiden meminta semua kepala daerah untuk tidak lengah karena Covid-19 masih menjadi ancaman serius.

“Kita tahu bahwa di India terjadi lonjakan Covid-19 yang cukup besar, ini harus menjadi kehati-hatian kita semuanya, sekecil apapun kasus aktif yang ada di Provinsi dan di Kabupaten/Kota yang bapak/ibu pimpin jangan kehilangan kewaspadaan,” kata Jokowi.

Jokowi mengingatkan terhadap potensi penyebaran dan kenaikan kasus Covid-19 menjelang hari raya Idul Fitri 2021 ini. Ia berkaca pada beberapa momentum libur panjang tahun lalu dimana selalu terjadi kenaikan kasus.

”Pada libur panjang Idul Fitri 2020 naik sampai 93 persen, libur Agustus 2020 naik sampai 119 persen, libur Oktober 2020 naik 95 persen dan libur tahun baru kemarin naik sampai 78 persen. Bahkan, libur Paskah 2021 naik 1,87 persen,” ujarnya.

Sementara itu berkaitan dengan ekonomi, Jokowi berpesan kepada kepala daerah agar menekan laju penyebaran harian kasus Covid-19 sehingga berdampak baik pada perbaikan ekonomi.

Jokowi memaparkan, bulan Maret dan April 2021 ekonomi sudah hampir menuju pada kondisi normal, sehingga target secara nasional pertumbuhan ekonomi sebesar 4,5 persen sampai 5,5 persen itu diharapkan tercapai. Pencapaian itu sangat tergantung pada pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua tahun 2021.

Artikel Menarik Lainnya :  Angka Pegangguran di Kota Magelang Terus Naik

”Artinya apa, pada April, Mei dan Juni ini sangat-sangat menentukan, kalau kita bisa menekan Covid-19 nya tanpa membuat goncangan di ekonomi maka inilah sebuah keberhasilan dan target kita kurang lebih 7 persen harus tercapai, kalau itu bisa tercapai maka untuk kuartal yang berikutnya lebih memudahkan,” ungkap Jokowi.

Sementara itu, Walikota Magelang dr Muchamad Nur Aziz menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan arahan dari Presiden Jokowi. Sejauh ini upaya-upaya pemerintah daerah telah dilakukan untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Salah satunya memaksimalkan PPKM skala mikro yang masih berlangsung sampai saat ini.

”Alhamdulillah pasien Covid-19 di Kota Magelang tinggal 17 orang, tapi karena masih ada (yang positif) zona kita masih orange. Ada kelurahan yang sudah nol kasus, hanya beberapa saja yang ada kasus,” katanya.

Dokter Aziz meminta masyarakat Kota Magelang di perantauan untuk menahan diri tidak mudik demi menjaga keluarga dan masyarakat terhindar dari virus ini. Ia pun mengingatkan masyarakat untuk jangan abai dan disiplin pada protokol kesehatan. (wid)