Jangan Main-Main dengan Nyawa!

Tiga orang diamankan Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan mafia karantina di Bandara Soekarno Hatta.
Tiga orang diamankan Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan mafia karantina di Bandara Soekarno Hatta.

Satgas Kecam Mafia Karantina di Badara Soetta

MAGELANGEKSPRES.COM, JAKARTA – Tiga orang diamankan Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan mafia karantina di Bandara Soekarno Hatta. Satgas Penanganan COVID-19 mengecam tindakan pelaku. Tidak boleh ada pihak lain yang memyalahgunakan prosedur karantina.

“Satgas tegas menyatakan tidak bisa menolerir adanya oknum yang memanfaatkan keadaan dengan melakukan penyalahgunaan. Jangan pernah berani bermain dengan nyawa! Karena satu nyawa sangat berarti dan tak ternilai harganya,” tegas juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, di Jakarta, Selasa (27/4).

Satgas meminta agar para pelaku dihukum berat. “Mohon kerja samanya terhadap penegak hukum. Agar kasus ini diusut tuntas dan pelaku diberi sanksi sesuai hukum yang berlaku,” jelas Wiku.

Menurutnya, seluruh WNI yang baru kembali dari India, diminta menaati aturan karantina. “Masyarakat perlu mengetahui karantina 14 hari diberlakukan bagi WNI yang tiba dari India. Ini penting untuk masuknya varian baru asal India. Patuhi ketentuan untuk keselamatan bersama,” paparnya.

Praktek mafia bebas karantina COVID-19 bagi pelaku perjalanan dari luar negeri, terjadi di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Pelakunya menggunakan modus sebagai pegawai bandara. Untuk lolos dari prosedur karantina 14 hari, tarif yang ditetapkan Rp 6,5 juta. Kini 4 orang tersebut sudah diamankan Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan hal ini berawal dari tertangkapnya 3 orang. Mereka adalah JD, S, dan RW.

“Pelaku berinisial JD ini adalah WNI yang datang dari India. Dia berhasil masuk kembali ke Indonesia pada Minggu (25/4) sekitar pukul 18.45 WIB tanpa proses karantina 14 hari,” ujar Yusri di Jakarta, Selasa (27/4).

Sesuai kebijakan pemerintah, semua WNI yang memiliki riwayat perjalanan dari India selama 14 hari terakhir, wajib menjalani karantina 14 hari. Ini dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Artikel Menarik Lainnya :  Tinjau Vaksinasi Massal di Bandung, Panglima TNI dan Kapolri Minta Warga Tetap Disiplin Prokes

Untuk memuluskan aksinya itu, JD dibantu S dan RW. Usai lolos dari bandara, JD kembali ke rumahnya. “Kini 3 orang sudah diamankan. Termasuk JD yang penumpang pesawat dari India ke Indonesia,” paparnya.(rh/fin)