Ada Peningkatan Kasus Positif Covid di Empat Kecamatan di Wonosobo

TRACKING. Satgas covid kecamatan melakukan tracking terhadap sejumlah warga yang diduga berhubungan erat dengan pasien terkonfirmasi positif.
TRACKING. Satgas covid kecamatan melakukan tracking terhadap sejumlah warga yang diduga berhubungan erat dengan pasien terkonfirmasi positif.

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO – Satgas Covid 19 Kabupaten Wonosobo kembali memperketat pengawasan terhadap lalu lintas masyarakat yang keluar dan masuk kabupaten setempat. Pasalnya dalam satu bulan ada peningkatan kasus positif di 4 kecamatan.

“Ya benar ada peningkatan kasus terkonfirmasi positif di empat kecamatan. Di antaranya Kecamatan Wadaslintang, Watumalang, Kepil dan Kaliwiro,” ungkap Kabid P2P Dinkes, dr Jaelan Sulat kemarin.

Menurutnya, peningkatan kasus positif tersebut lantaran masyarakat lengah terhadap pengawasan serta penurunan protokol kesehatan terhadap warga yang baru pulang kampung, padahal mereka berasal dari daerah zona merah.

“Sebagaina besar kasus tersebut muncul karena lemahnya pengawasan serta menurunya penggunaan protokol kesehatan,” katanya.

Pihaknya kembali memperketat kegiatan tracking dan juga testing, di sejumlah desa di empat kecamatan untuk mengendalikan penyebaran virus corona. Hal tersebut diakui cukup susah mengingat kesadaran masyrakat belakangan justru semakin menurun.

“Satgas melakukan upaya tracking untuk memetakan dan menekan kasus penyebaran virus,” ucapnya.

Sementara terkait dengan  hasil evaluasi yang dilakukan seksi surveilans covid 19 Dinas Kesehatan, pada minggu ke 13, 14 dan 15 menunjukkan adanya peningkatan kasus. Zona risiko covid 19 pada minggu ke 13 masih 13 kecamatan, maka diminggu ke 15 sudah naik menjadi 15 kecamatan.

“Jumlah desa dengan kasus aktif pada minggu ke 15 sebanyak 52, jumlah kasus aktif sebanyak 52, zona kuning 68 titik zona oranye 3 titik dan zona merah ada 3 titik,” bebernya.

Tiga zona merah yang dimaksud Dinas Kesehatan diantaranya Dusun Simpar Desa Wonoroto Watumalang kasus aktif sebanyak 17 orang, Dusun Lempong Desa Randusari Kepil sebanyak 12 kasus, dan Dusun Purwo Pucungkerep Kaliwiro sebanyak 10 kasus .

Berkaitan dengan hal tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat dengan tetap menggunakan masker, sering cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir serta hindar kerumunan.

“Kita sudah punya tiga kecamatan dengan status hijau, yaitu Sapuran, Sukoharjo dan Kejajar, dengan tidak ada penambahan kasus pada minggu ke 15,” katanya.

Pada bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri nanti, warga diminta untuk tetap disiplin jalankan protokol kesehatan. Tidak boleh lemah dan lengah dalam menghadapi covid 19, kasus negera India harus menjadi pembelajaran penting. (gus)