Bupati Purworejo Pantau Prokes Jamaah Salat Tarawih

SERAHKAN. Bupati secara simbolis menyerahkan bantuan dari Baznas Purworejo. 

MAGELANGEKSPRES.PURWOREJO – Untuk mengetahui pelaksanaan protokol kesehatan selama pelaksaaan ibadah puasa Ramadhan 1442 H, Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM melakukan pantauan langsung ke desa-desa. Dalam kegiatan itu, Bupati tidak hanya melihat-lihat namun juga ikut salat tarawih dan memberikan pengarahan kepada jamaah seusainya.

Lokasi pertama yang mendapat giliran adalah Masjid Nurul Iman Desa Wasiat Kecamatan Ngombol, Sabtu (17/4) malam. Kunjungan dilakukan secara diam-diam tanpa pemberitahuan sebelumnya, sehingga tidak ada jamuan seperti biasanya. Bupati hanya didampingi Asisten Administrasi dan Kesra, Kabag Kesra, Kabag Humas dan Protokol serta BAZNAS. Pemberian bantuan juga hanya untuk takmir masjid yang menjadi lokasi kunjungan.

Dalam arahannya Bupati menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1442 H. Seraya mengimbau agar masyarakat tetap melaksanakan ibadah dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, serta mengaktifkan kembali jogo tonggo.

“Mudah-mudahan pandemi Covid-19 tidak mengurangi kekusyukan kita dalam beribadah,” imbaunya.

Bupati juga meminta agar masyarakat menaati larangan pemerintah, yakni untuk tidak mudik Lebaran. “Mari kita berikan pengertian kepada keluarga yang di perantauan agar tidak mudik, demi keselamatan kita semua,” ajaknya.

Terkait hidangan berbuka dan sahur, Bupati meminta masyarakat menyiapkan hidangan yang sederhana, namun tetap mencukupi gizi keluarga.

“Pandemi ini memang telah mengakibatkan kondisi kita tidak karu-karuan, namun kita harus tetap sabar, tawaqal dan semangat,” harapnya.

Agar kondisi perekonomian membaik, Bupati juga telah membuat program Larisi Purworejo. Masyarakat bisa mengembangkan produksi yang dipasarkan melalui BUMDes, pasar maupun sentra-sentra UMKM. Di sisi lain masyarakat juga diminta untuk membeli produk lokal Purworejo. “ASN sudah saya wajibkan untuk membeli beras Purworejo dan batik Purworejo. Rapat-rapat juga harus menggunakan jamuan lokal Purworejo,” ungkapnya. (luk)

Artikel Menarik Lainnya :  Kasus Covid-19 di Purworejo Naik, Masih Ada Pelangggaran Prokes