Fasilitas Cuci Tangan Kembali Ada di Pasar Kliwon

CUCI TANGAN. Salah satu pengunjung di Pasar Kliwon Rejo Amertani sedang mencuci tangan. 

MAGELANGEKSPRES.TEMANGGUNG – Pedagang dan pengujung Pasar Kliwon Rejo Amertani Temanggung kembali bisa menikmati fasilitas tempat cuci tangan setelah beberapa waktu lalu fasilitas tersebut sempat tidak terisi.

“Kami mencoba mencari tahu, siapa yang bertanggungjawab mengisi air di tempat-tempat tandon air yang digunakan untuk cuci tangan,” tutur Kepala Markas PMI Kabupaten Temanggung, Sri Rejeki, kemarin.

Kemudian lanjutnya, pihaknya berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Temanggung, pihak pengelola pasar dan akhirnya sejak awal tahun pengisian air enam titik di Pasar Kliwon Rejo Amertani Temanggung menjadi tanggung jawab PMI Temanggung.

Baca juga
Longsor Timpa Rumah di Jonggolsari Leksono

“Selama ini terus terisi, kami hanya berusaha mengurangi beban dan membantu saja. Kebetulan saja kami mempunyai armada yang digunakan untuk mengisi tandon-tandon air yang digunakan untuk cuci tangan,” tuturnya.

Ia menyebutkan, selain di Pasar Kliwon yang ada enam titik tandon air, pihaknya juga melakukan pengisian air di Taman Pengayoman, Pasar Burung Kerkof, komplek Stadion Bhumi Phala, Pandean Square dan Kelurahan Banyurip sebagai kelurahan siaga bencana PMI Temangung.

“Adanya pandemi Covid-19, PMI bergerak membantu pemerintah, salah satu upaya pencegahannya adalah cuci tangan. Kami dari PMI memberikan bantuan tandon air sekaligus mensuplai airnya,” katanya.

Sri Rejeki mengatakan, selain bertujuan untuk pencegahan penularan Covid-19, bantuan tandon ini juga sebagai upaya pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan cuci tangan pada masyarakat.

Dikatakan, saat ini PMI mempunyai tanggungjawab untuk memantau 11 tandon air di wilayah Kota Temanggung, masyarakat juga sangat berpartisipasi dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

“Di Pasar Kliwon Temanggung ada enam buah tandon yang kita pasang dan sekaligus pasok airnya, serta di pasar burung dan taman pengayoman ada dua tandon, dan beberapa di tempat fasilitas umum lain. Masing-masing tandon berisi 250 liter air. Masyarakat yang tinggal di sekitar tandon itu juga sudah siap ikut mengawasi dan memberikan sabun,” imbuhnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Waspada! Covid-19 Kembali Mengganas

Sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19, PMI juga memaksimalkan penyemprotan disinfektan difasilitas umum seperti sekolah, rumah ibadah, perkantoran, pasar dan tempat wisata.

“Kalau ada permintaan untuk penyemprotan kami sangat siap membantu,” katanya. (set)