DPUPR Temanggung Optimalkan Siskamling Drainase, Antisipasi Luapan Air Saat Hujan

BERSIHKAN. Sejumlah pekerja DPUPR Temanggung sedang membersihkan selokan di wilayah Kecamatan Parakan.

MAGELANGEKSPRES.TEMANGGUNG – Untuk mengantisipasi terjadinya luapan air saat hujan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Temanggung melakukan langkah-langkah preventif.

“Sejumlah langkah penanganan sudah kami siapkan, harapan kami bisa mengurangi luapan dan genangan air saat hujan turun,” tegas Kepala DPUPR Temanggung Hendra Sumaryana kemarin.

Ia mengatakan, langkah preventif tersebut, di antaranya dengan mengoptimalkan petugas pengamat drainase atau Siskamling drainase, utamanya pada saat terjadi hujan dalam waktu yang cukup lama.

“Petugas tersebut akan memastikan saluran drainasenya bekerja secara optimal dan bebas dari sumbatan sampah. Ia bisa mengambil langkah-langkah preventif. Jika itu diperlukan dan melaporkan kepada jenjang atasnya untuk pengambilan langkah-langkah selanjutnya, termasuk dalam hal ini adalah petugas penjaga pintu-pintu air yang memastikan saluran air berjalan sesuai fungsinya masing-masing,” jelas Hendra.

Terkait dengan terjadinya genangan air yang ada di sekitar Jembatan Progo, Hendra menjelaskan bahwa luapan air disebabkan oleh derasnya aliran yang berasal dari Jalan Suwandi-Suwardi dan juga dari irigasi sekitar. Kebetulan daerah sekitar Jembatan Progo Lama tersebut merupakan daerah cekungan.

Baca Juga
BPBD Temanggung Bentuk 14 Titik Poskamling di Daerah Rawan Bencana

“Dari kampung samping dan dari sisi barat airnya menuju ke cekungan Jembatan Progo, karena volume airnya banyak, maka floordrain yang ada di Jembatan Progo tidak bisa memuat dengan cepat, sehingga terjadi genangan,” tambahnya.

Tidak hanya di lokasi itu saja, pihaknya juga sudah melakukan pembersihan drainase di sejumlah titik, di antaranya di pembersihan sampah yang menyumbat drainase dan membersihkan material bekas banjir di Desa Watukumpul.

“Selama musim penghujan ini kami akan berusaha semaksimal mungkin, agar bisa mengurangi risiko bencana akibat hujan,” katanya. (set)

Artikel Menarik Lainnya :  50 Penyandang Disabilitas di Temanggung Ikuti Pelatihan Vokasional