Pesantren An-Nawawi Terima Penghargaan Sebagai Ponpes Terbaik Tangani Covid-19

Ketua Yayasan Pondok Pesantren An-Nawawi, KHR Muhammad Maulana Alwi saat menerima penghargaan dari Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, kemarin.
TERIMA. Ketua Yayasan Pondok Pesantren An-Nawawi, KHR Muhammad Maulana Alwi saat menerima penghargaan dari Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, kemarin. 

MAGELANGEKSPRES.PURWOREJO – Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo menerima penghargaan sebagai Pondok Pesantren Terbaik Penanganan Covid-19 dan Penyelenggaraan Pendidikan di Masa Pandemi. Penghargaan tersebut diberikan oleh DPP PKB bersamaan dengan kegiatan Mukernas PKB dan Munas Alim Ulama tahun 2021 yang digelar di Hotel Indonesia Kempinski, Kamis (8/4).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar kepada Ketua Yayasan Pondok Pesantren An-Nawawi KHR Muhammad Maulana Alwi. Penghargaan tersebut juga diberikan kepada belasan pondok pesantren di Indonesia yang dinilai berhasil menangani Covid-19 serta berhasil menyelenggarakan pendidikan dimasa pandemi.

KHR Muhammad Maulana Alwi saat dimintai keterangan Purworejo Ekspres via telepon mengungkapkan, penghargaan tersebut menjadi motivasi sekaligus apresiasi bagi seluruh pengelola unit pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren An-Nawawi yang selama ini bekerja keras untuk tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Di lingkungan kami selain pondok pesantren putra putri, kami juga menyelenggarakan pendidikan formal mulai dari MTs, MA hingga Perguruan Tinggi. Selain itu ada juga aktivitas pengajian tarekat. Selama pandemi memang terganggu, namun kami tetap melaksanakan aktivitas belajar yang kami atur sedemikian rupa agar kegiatan tersebut aman dari potensi penyebaran virus covid-19 di lingkungan pondok pesantren,” katanya.

Baca Juga
Halaqah Ulama Digelar Jelang Ramadan

Dikatakannya, sejak awal pandemi covid-19 tahun lalu, pihaknya merespon dengan mempersiapkan skenario penanganannya yang terus berkembang disesuaikan dengan intruksi dari pemerintah seperti membentuk satgas covid-19 di masing-masing unit serta menerapkan program jogo santri dari Pemprov Jateng. “Untuk kegiatan pengajian kami tetap gelar tapi secara virtual. Membatasi secara ketat interaksi dengan pihak luar, termasuk larangan jenguk santri. Jadi kompleks pesantren betul-betul steril,” katanya.

Artikel Menarik Lainnya :  Indeks Kualitas Udara di Purworejo Lampaui Target

Terkait penghargaan dari DPP PKB tersebut, pihaknya mengapresiasi dan menyambut baik penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bentuk perhatian dari PKB terhadap dunia pondok pesantren. “Partai politik atau lembaga yang dapat memerikan perhatian yang sama karena dunia pesantren ini sangatlah heterogen karena memiliki latar belakang kondisi sosial, budaya maupun politik yang berbeda-beda,” tandasnya.

Jokowi dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada para kiai dan alim ulama yang sudah mendukung pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19.

“Saya ingin menyampaikan Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para Kyai, para alim ulama atas semua tausiah dan dukungannya dalam upaya pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19,” kata Jokowi.

Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar atau Gus Ami berharap dunia pendidikan bisa berjalan normal kembali. “Anak didik juga tidak boleh terlalu lama di rumah, karena akan kehilangan gairah terhadap ilmu pengetahuan,” kata Gus Ami. (luk)