Siswa Sangat Senang Bisa Belajar di Sekolah, PTM Hari Pertama di Kota Magelang Disiarkan Melalui Zoometting

Pembelajaran tatap muka juga di siarkan secara langsung melalui zoometting di SMP Mutual 1 Kota Magelang,
PTM PERDANA. Pembelajaran tatap muka juga di siarkan secara langsung melalui zoometting di SMP Mutual 1 Kota Magelang,

MAGELANGEKSPRES.MAGELANG-Siswa dari salah satu SMP swasta yang menyelenggarakan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mengaku senang bisa belajar dan ketemu teman-temannya di sekolah. Jika biasanya ia belajar melalui daring dengan jaringan yang sering terganggu kini kendala tersebut tidak lagi dirasakan lagi. “Seru biasanya saat belajar di rumah sendiri dan sinyalnya susah di sekolah tidak lagi dan bisa ketemu teman-teman yang hampir satu tahun tidak ketemu,”ungkap Prasetya Alvito Dharma Luhur, siswa kelas 8 A SMP Mutual 1 Kota Magelang. Untuk belajar di sekolah ia mengaku diijinkan orang tua, saat berangkat dan pulang dia diantar oleh orang tua.

“Semua siswa yang masuk hari ini adalah mereka yang telah mendapat ijin dari orang tua. Selain itu orang tua juga harus bersedia mengatar dan menjemput anaknya saat pergi dan pulang sekolah,”tutur Kepala Sekolah Mutual 1 Kota Magelang, Wasiun MPdI saat ditemui, Senin(5/4).

Baca Juga
31 Sekolah di Kota Magelang Uji Coba Tatap Muka dengan Prokes Ketat

Ditambahkan Wasiun jika hampir seluruh orang tua mendukung pembelajaran tatap muka yang diselenggarakan sekolahnya. Pembelajaran yang dilakukan dari 5 April hingga 16 April mendatang ini diikuti 100 siswa sebagian saja kelas saja. Sedangkan yang program boording sudah pembelajaran di sekolah lebih dulu. “Untuk program boording sudah berjalan beberapa waktu lalu, sudah melalui swab antigen satu per satu, selain itu siswa juga harus steril dari luar,”katanya.

Siswa yang ikut PTM adalah siswa kelas 7 dan 8 sementara yang 9 kebanyakan ikut boording. “Pembelajaran PTM ini di mulai jam 08.00 hingga 11.00 WIB, saat masuk kondisi siswa diperikasa dengan mengisi berkas bahwa dia benar-benar dalam kondisi sehat,”tambah Wasiun.
Karena tidak semua siswa sebagian masih belajar di rumah maka dalam mengajar guru disiarkan secara online melalui zoom. “Jadi siswa ada yang belajar di rumah dan di sekolah. Saat guru menerangkan di sekolah dapat diikuti para siswa di rumah melalui zoom secara daring,”tandasnya.
Hal yang juga dilaksanakan di SMPN 1 Kota Magelang, karena satu kelas hanya separo saja yang mengikuti PTM maka siswa yabg lain belajar di rumah melalui google clasa room. “Hari ini yang ke sekolah siswa absen 1-15 besok 16-30, yang mengikuti PTM siswa kelas 9 saja untuk masa uji coba ini,”kata Nurwiyono MPd, Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Magelang saat di ruang kerjanya.
Hari pertama ada 15 siswa yang tidak mendapat ijin dari orang tua. Alasanya karena sakit, tidak memakai kendaraan umum dan ada juga yang protektif. “Kami hormati alasan orang tua yang tidak mengijinkan anaknya, oleh karena itu jauh-jauh hari kami memerlukan persetujuan orang tua. Kendalanya secara teknis menyamakan persepsi dengan orang tua jika ujicoba tatap muka lebih efektif,” tandasnya. (hen)

Artikel Menarik Lainnya :  Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Magelang Melonjak Tajam