Bagi-bagi Al-Qur’an dan Iqro Terus Dilakukan #JalanKita

Founder #JalanKita HM Tashilul Manasik atau Gus Ahil saat memberikan Al Qur’an dan Iqro' di Musala Baitul Amanah Purworejo
BAGIKAN.  Founder #JalanKita  HM Tashilul Manasik  atau Gus Ahil saat memberikan  Al Qur’an dan Iqro' di Musala Baitul Amanah Purworejo,

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Gerakan #JalanKita yang diinisiasi oleh anak-anak muda di Purworejo kembali melakukan gerakan sosial keagamaan dengan membagikan sejumlah Al-Qur’an dan Iqro untuk mengaji anak-anak di Musala Baitul Amanah Kecamatan/Kabupaten Purworejo, Senin (29/3).

Founder #JalanKita, HM Tashiel Manasik mengatakan, aksi membagikan kitab suci merupakan langkah kecil untuk membantu para Kiai Kampung atau guru ngaji dalam memupuk semangat anak-anak mengaji.

“Beliau telah memberi pembelajaran dan ilmu secara terus menerus dan ikhlas, sementara langkah kami ini hanya bentuk ikhtiar dengan berbuat sesuatu hal yang semoga bermanfaat, semoga apa yang kami lakukan melekat kuat di ingatan anak-anak harapan bangsa ini,” ucap Gus Ahil, panggilan akrabnya.

Dijelaskan, TPQ Baitul Amanah yang berada di pusat kota memiliki tantangan yang lebih berat karena anak-anak harus membentengi diri dari pengaruh hedonisme dan lingkungan perkotaan. “Kami belum bisa menyentuh semua tempat, dan sejauh ini baru menyalurkan sekitar 400-an kitab suci dari 700 kitab suci yang terkumpul,” jelasnya.

Baca Juga
20.000 Warga Temanggung Sudah Divaksin Covid-19

Menurutnya, anak anak adalah harapan bersama, generasi emas  Indonesia harus tahan ditengah gempuran globalisasi dan perubahan zaman. “Perkembangan di luar sana sangat keras, anak-anak sebagai kunci masa depan harus diselamatkan, semoga dengan Quran dan Iqro’ menambah semangat adik-adik untuk mendalami agama,” ujarnya.

Ketua RW 02, Dwi Sani Wardana memberikan apresiasi atas gerakan #JalanKita, sebagai ketua RW ia terus memantau kegiatan di Musala Baitul Amanah. “Saya sebagai ketua RW sangat berbangga dan berterima kasih sekali dengan gerakan #JalanKita, jelas ini menjadi semangat bagi adik-adik untuk melangkah ke umur selanjutnya,” katanya.

Diharapkan, setelah mendapatkan Al-Qur’an dan Iqra’ anak bisa lebih giat mengaji. “Harus bisa membagi waktu, bermain boleh, belajar wajib, mengaji juga harus karena akan menjadi bekal di dunia dan akhirat,” harapnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Penetapan DMM sebagai Tersangka Kasus Propendakin APBD Purworejo Dinilai Janggal

Yulfah Aning Darurat (33) mengungkapkan, kedua anaknya Azam Zaidan AS, 9, dan Amalin Azizah, 2,5 ikut mengaji di TPQ Baitul Amanah Purworejo, setiap hari mengaji mulai pukul 16.00 hingga maghrib. “Saya sangat terharu dengan gerakan anak muda #JalanKita, semoga semua mendapatkan berkah dan kami akan doakan yang terbaik kepada semuanya, terimakaish sekali,” ungkapnya. (luk)