Tetap Patuhi Prokes, Perpustakaan Mulai Dibuka untuk Umum

Perpustakaan Kota Magelang
BUKA. Perpustakaan Kota Magelang mulai dibuka untuk umum dengan pembatasan dan protokol kesehatan secara ketat.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG TENGAH – Memasuki pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro jilid ke-5, Perpustakaan Kota Magelang sudah membuka kembali layanannya untuk umum. Meski demikian, pihak Perpustakaan membatasi kunjungan dengan cara membagi dua termin.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Magelang, Isa Ashari mengatakan, pengunjung disarankan melakukan registrasi terlebih dahulu secara online lewat aplikasi pesan Whatsapp.

“Atau pesan apapun yang kita sediakan secara daring. Setelah itu, tentukan jadwal kunjungan, agar kami bisa mengetahui batas atau kuota per shiftnya,” kata Isa, Kamis (25/3).

Layanan pengunjung dibagi menjadi dua masing-masing maksimal empat jam. Shift pertama mulai pukul 07.00-11.00 WIB, shift kedua mulai pukul 11.30-15.00 WIB. Pengecualian untuk hari Jumat, layanan hanya sampai siang hari.

“Sedangkan Sabtu, Minggu, dan hari libur kita tutup total. Selama hari libur, layanan kunjungan tidak dibuka, tapi pengunjung masih bisa mengaksesnya melalui aplikasi i-Magelang,” jelasnya.

Baca Juga
Bea Cukai Magelang Musnahkan Barang Ilegal

Selain itu, pengunjung juga diwajibkan menaati protokol kesehatan secara ketat. Seperti pengecekan suhu tubuh di pintu masuk, mencuci tangan dengan sabun di wastafel yang telah tersedia, dan menjaga jarak.

“Penataan tempat duduk sudah kami buat sedemikian rupa, ada jarak minimal 1,5 meter tiap kursi. Mereka juga wajib mengenakan masker. Jumlah jam kunjungan tidak boleh lebih dari 4 jam,” tuturnya.

Isa menjelaskan, maksimal dalam satu shift jumlah kunjungan dibatasi hanya 100 orang saja. Kapasitas tersebut, sesuai ketentuan minimal 30 persen dari total kapasitas.

“Kalau sebelum pandemi kunjungan bisa sampai 700-1.000 orang tiap hari. Sekarang karena dibatasi, jadi tiap shift hanya 70-100 orang saja,” terangnya.

Isa mengatakan rata-rata jumlah pengunjung Perpustakaan Daerah Kota Magelang cukup tinggi selama masa pandemi. Pasalnya, lokasi tersebut sering dimanfaatkan pelajar dan mahasiswa belajar daring.

Artikel Menarik Lainnya :  Ingin Gelar Hajatan? Ini Petujuk dari Satpol PP Kota Magelang

“Di sini kita sediakan Wifi gratis. Kebanyakan mereka datang untuk belajar kelompok, atau belajar secara daring saja,” ucapnya.

Ia menyebutkan, saat ini Perpustakaan Kota Magelang terus menambah jumlah koleksi buku. Hingga Maret 2021, perpustakaan yang berada di Jalan Kartini, Magelang Tengah itu memiliki 43.727 judul buku, terdiri dari 40.697 buku dan 3.030 e-book.

“Total koleksi buku ada 64.675 eksemplar, terdiri dari 59.335 buku dan 5.340 e-book,” pungkasnya. (wid)