Buka Kembali, BLK Batasi Peserta

program pelatihan kerja Disnaker Kota Magelang
Buka Kembali, BLK Batasi Peserta

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG UTARA – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Magelang membuka kembali program pelatihan kerja yang sempat terhenti karena pandemi Covid-19. Selain menerapkan protokol kesehatan selama pelatihan, jumlah peserta pelatihan pun dibatasi.

Kepala Disnaker Kota Magelang, Gunadi Wirawan mengatakan, pembatasan kuota diakibatkan oleh pandemi Covid-19. Meskipun dibatasi, namun tak mengurangi antusiasme masyarakat untuk mendaftar dan mengikuti pelatihan kerja tersebut.

“Untuk kegiatan pelatihan di BLK saat ini untuk mendukung program 100 hari Pak Walikota, ada dua gelombang yang kita buka. Pertama, pelatihan berbasis kompetensi dan gelombang kewirausahaan,” jelasnya, kemarin.

Ia menjelaskan, gelombang pelatihan berbasis kompetensi diikuti setidaknya 64 peserta terdiri atas empat paket, antara lain tata kecantikan, tata boga, menjahit, dan servis sepeda motor. Pelatihan ini, sebutnya, membutuhkan waktu sekitar 30-40 hari.

Baca Juga
Pramuka SMK Negeri 2 Ikuti SIDPARCAB 2021

Kemudian, gelombang kedua yaitu pelatihan kewirausahaan yang diikuti 58 peserta. Terdiri dari 4 kegiatan antara lain, babershop, marketing online, service handphone, dan spa, dengan asumsi membutuhkan waktu 15-30 hari.

“Calon peserta tersebut adalah hasil seleksi tim untuk memenuhi kuota anggaran. Yang tidak lolos, nanti akan diundang kembali pada rencana pelatihan berikutnya, apabila disediakan anggaran,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa pelatihan ini dilakukan secara terbatas, yakni setiap kejuruan hanya diikuti 16 peserta saja. Selain itu, pelaksanaannya pun menerapkan protokol kesehatan (prokes), seperti mengenakan masker, menjaga jarak, dan pengecekan suhu tubuh.

“Dari pelatihan ini kita harapkan ada output bagi peserta untuk membuka usaha mandiri di rumahnya. Jadi setelah pelatihan kita akan tetap pantau secara intensif,” ujarnya.

Gunadi berharap, pembukaan kembali pelatihan BLK yang sempat vakum beberapa waktu lalu karena pandemi, mampu memberikan instrumen dalam meningkatkan keterampilan kepada anak muda usia produktif, sehingga memiliki kompetensi.

Artikel Menarik Lainnya :  Gelar Undian Berhadiah, Artos Manjakan Kosumen

“Kalau mereka punya kompetensi, mereka siap masuk dunia kerja. Bahkan perusahaan-perusahaan yang akan mencarinya. Mereka juga bisa mandiri membuka usaha. Inilah keberadaan BLK membantu dalam menyelesaikan masalah ketenagakerjaan,” tuturnya. (wid)

PELATIHAN. Walikota Magelang dr Aziz saat memberikan motivasi kepada para peserta pelatihan BLK Disnaker, belum lama ini.