Paska Pembangunan Jalan, Harga Tanah Diprediksi Bakal Melonjak

ROLAK. Program TMMD Reguler ke-110 TA 2021 dengan sasaran pembangunan rolak jalan sepanjang 600 meter dan lebar 4 meter di Desa Gemblengan Garung diprediksi bakal meningkatkan harga tanah.

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO– Program TMMD Reguler Ke-110 TA 2021  dengan sasaran pembangunan rolak jalan sepanjang 600 meter dan lebar 4 meter di Desa Gemblengan Garung diprediksi bakal meningkatkan harga tanah di sekitar lokasi pembangunan. Hal tersebut lantaran akses warga menjadi lebih mudah.

Kehadiran Satgas Kodim 0707/Wonosobo dalam kegiatan TMMD Reguler Ke-110 TA. 2021 ini menjadi salah satu pendorong dan penyemangat bagi warga untuk lebih giat dalam membangun desanya. Pembangunan yang sudah berjalan selama 20 hari ini akan rampung hingga 29 Maret 2021 mendatang.

“Selama melaksanakan TMMD di desa kami TNI begitu bersemangat, sehingga sampai saat ini sudah kelihatan hasilnya. Kami pun akan merawat dan menjaga hasil jerih payah TNI bersama warga, agar hasil pengerjaan ini bisa lebih bermanfaat untuk kepentingan perekonomian warga,” ungkap  Kades Desa Gemblengan, Sutrimo.

Menurutnya, pelaksanaan program pengabdian TNI itu juga melibatkan warga sipil untuk mendongkrak sikap gotong-royong. Selain puluhan prajurit TNI, warga setempat juga terlibat aktif dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-110 TA 2021 Kodim 0707/Wonosobo.

Baca juga
TMMD Sengkuyung Tahap I di Sidorejo Didukung Penuh Masyarakat Setempat

Sementara itu, Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Czi Wiwid Wahyu Hidayat selaku Dansatgas mengungkapkan, ada kesepakatan keterlibatan warga sipil secara bergilir merata di setiap Dusun dan RT. Sehingga pekerjaan rolak jalan sampai saat ini sudah mencapai 400 meter dengan ketinggian rolak 20 centimeter. Sedang tenaga yang tidak memasang batu mendekatkan material batu dari jalan raya dilansir ke lokasi yang sedang dikerjakan.

“TMMD memang mengutamakan gotong-royong sebagai bentuk kemanunggalan TNI-Rakyat. TNI ingin membudayakan kembali sikap gotong royong agar tidak punah termakan jaman. Anggaran TMMD kan tidak besar, tetapi bisa menyelesaikan pekerjaan dengan volume yang tidak sedikit,” terangnya

Artikel Menarik Lainnya :  Truk Beras Rem Blong di Kertek, 3 Orang Meninggal, 1 Luka Berat

Menurutnya, saat ini fokus pengerjaan masih berupa penyelesaian jalan, senderan dan jembatan. Setelah dikeraskan, masih ada tahapan pengurukan menggunakan material tras, menuntaskan rolak jalan sehingga kendaraan berat bisa melintas masuk ke lokasi untuk menyuplai material.

Selain program fisik, TMMD Reguler Ke-110 TA 2021 Kodim 0707/Wonosobo juga merencanakan program non-fisik. Program ini sudah dijalankan pada pekan ke dua hingga penutupan TMMD, 30 Maret 2021 mendatang.

“Dengan selesainya program TNI Manunggal Sengkuyung ini, diharapkan akan mendongkrak nilai jual tanah yang ada di lokasi pembangunan jalan,” pungkasnya. (gus)