Separuh Badan Jalan di Sapuran Ambrol, Pengguna Jalan Diminta Waspada

REKAYASA. Satlantas, Dinas Perhubungan, BPJ Wonosobo gelar rekayasa lalin, pemasangan barrier di jalan provinsi di Dusun Pundung Desa Pecekelan Sapuran yang ambles separuh.

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO- Disperkimhub meminta kepada pengguna jalan yang melintas di jalur Kepil-Purworejo untuk berhati-hati. Pasalnya separuh badan jalan provinsi di Dusun Pundung Desa Pecekelan Sapuran ambles separuh. Hal tersebut menyusul terpaan hujan deras beberapa waktu lalu.

“Pengguna jalan kami minta waspada. Ada jalan ambles di jalur provinsi, tepatnya di Dusun Pundung Pecekelan Sapuran. Separuh badan jalan tidak bisa dilalui,” ungkap Kasi Dalop Disperkimhub, Muhammad Waluyo, kemarin.

Menurutnya, jalan yang ambles cukup mengganggu pengguna jalan, dengan panjang 12,5 meter dengan ketinggian 5 meter dan lebar 2, 3 meter dan bahu jalan 1,5 meter dari lebar jalan 6 meter. Sehingga kendaraan harus bergantian melintas dan beban tidak boleh melebihi 8 ton.

“Jalan tersebut merupakan jalan provinsi yang menghubungkan jalur Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Purworejo lewat Kepil-Kertek. Kondisi sisa perkerasan jalan 3,7 meter. Dihimbau untuk kendaraan yang melintas melalui jalur tersebut tidak melebihi beban 8 ton,” ucapnya.

Baca juga
Mayoritas Warga Masih BABS di Sungai

Merujuk pada hasil koordinasi lintas sektoral dengan pilar keselamatan di lapangan meliputi Satlantas, Dinas Perhubungan, BPJ Wonosobo, maka dilakukan rekayasa lalin, pemasangan barier di sekitar lokasi jalan ambles dan Pemasangan MMT di pertigaan Kertek, pertigaan Silento dan pertigaan Sawangan Kepil.

“Untuk rekayasa lalin dengan pengalihan arus lalin dengan beban lebih dari 8 ton untuk melalui jalur jalan Nasional Magelang-Purworejo-Kebumen-Gombong-Buntu-Banyumas-Klampok-Banjarnegara-Wonosobo. Begitu juga arah sebaliknya,” katanya.

Dijelaskan untuk proses perbaikan akan dilakukan oleh bina marga provinsi, sebab pembangunan dan pemeliharaan jalan tersebut merupakan kewenangan Provinsi Jateng. Sedangkan untuk membantu pengamanan pengguna jalan menjadi tanggung jawab lintas sektoral.

“Untuk perbaikan teknis ada di Bina Marga Provinsi Jateng, dalam waktu dekat mungkin akan dilakukan perbaikan,“ pungkasnya. (gus)

Artikel Menarik Lainnya :  Pengawasan Inspektorat Pemda Harus Tegas dan Lebih Dini