Pemkab Temanggung Targetkan UKM Mahir Jualan Online

JEMUR. Salah satu pelaku UMKM di Temanggung sedang menjemur kopi saat panen raya 2020 lalu. 

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Dampak pandemi COVID-19 yang terjadi kurang lebih selama setahun terakhir ini sangat memukul pelaku usaha kecil menengah (UMK) di Kabupaten Temanggung, terutama pelaku UMK yang belum memahami dan mengetahui dunia internet.

“Yang paling terkena dan merasakan dampaknya adalah pelaku UMKM yang belum mengenal dunia internet atau IT,” kata Kepala Dinas Perindagkop UKM Kabupaten Temanggung, Sri Hariyanto, kemarin.

Namun katanya, bagi pelaku UKM yang sudah mulai mengenal dunia Internet tidak begitu terdampak. Justru dengan adanya internet tingkat penjualannya mengalami peningkatan.

Baca Juga
Pikatan Water Park Dibuka, Wabup Minta Pengelola Terapkan Protokol Kesehatan

“Kan sekarang trendnya berjualan secara online, baik melalui marketplace maupun situs jual beli yang sudah ada, jika yang sudah mengenal IT memang tidak begitu terasa dampaknya,” ujarnya.

Sri menyebutkan, saat ini jumlah UKM di Kabupaten Temanggung kurang lebih sebanyak 28.500. Dari jumlah terbaru sekitar 55 UMK yang sudah mengenal dan menguasai IT. Kondisi ini yang menyebabkan masih banyaknya pelaku UKM yang terdampak Covid-19.

Oleh karena itu lanjutnya, masih sedikitnya pelaku UKM di Temanggung yang belum mengenal IT ini menjadi tugas dan pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Sehingga kedepan pelaku UKM di Temanggung bisa semakin mahir berniaga di dunia maya.

“Ini memang masih menjadi tugas kami, namun kami akan terus berusaha agar semua pelaku UKM di Temanggung bisa segera menguasai IT,” katanya.

Ia berharap, ke depan kondisi semakin membaik, dan pelaku UKM bisa kembali bergeliat, perekonomian bisa segera pulih.

“Segera pulih, sekarang vaksinasi sudah dilakukan, dampaknya akan sangat bagus bagi perekonomian ke depan,” katanya. (set)

Artikel Menarik Lainnya :  50 Penyandang Disabilitas di Temanggung Ikuti Pelatihan Vokasional