Lahirkan Atlet Handal E-Sport Indonesia Wonosobo

Caption- DIKUKUHKAN. Pengurus E-Sport Indonesia (ESI) Kabupaten Wonosobo resmi dikukuhkan oleh ketua PB ESI Jateng.

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO – Pengurus E-Sport Indonesia (ESI) Kabupaten Wonosobo resmi dikukuhkan, kemarin. Olah raga berbasis digital tersebut diharapkan mampu mengakomodir kalangan milenial untuk menjadi atlet yang handal dan berprestasi
“Di Jawa Tengah pengurus ESI sudah terbentuk, hanya pelantikan perlu menunggu kesiapan masing-masing wilayah. Kalau sudah siap ya kita lantik, sekarang baru 5 kabupaten yang sudah dikukuhkan,” ungkap Ketua PB ESI Jateng Brigjen Sondi Siswanto.
Menurutnya, E-sport merupakan olahraga berbasis digital yang peserta berasal dari kelompok milenial, olahraga ini sudah sudah booming dan pernah masuk dalam olimpiade, bahkan dalam perhelatan itu, Indonesia berhasil meraih medali perak.
“E-sport ini pernah booming, bahkan dalam olimpiade yang dihelat di Philipina, kita berhasil meraih medali perak,” katanya
Beberapa jenis olahraga yang masuk e-sport di antaranya bridge, catur dan games. Untuk pola pembinaannya, Esport tetap di bawah naungan KONI.
“ e-sport ini jadi cabor di bawah KONI. Yang sudah sering di tandingkan ada mobile legend dan free fire. Selama ini game itu dianggap tidak bermanfaat, atau tidak menghasilkan, padahal itu hanya perlu diarahkan, maka akan menghasilkan,” ucapnya
Pihaknya berharap, setelah pengukuhan, pengurus E-Sport Wonosobo mampu melakukan konsolidasi anggota dan juga tim-tim atau club yang ada, sehingga akan memudahkan pola pembinaan.
“Kami melihat Wonosobo cukup banyak atlet yang berpotensi, tinggal dikembangkan dan digali, agar muncul atlet-atlet yang handal dan berprestasi,” katanya
Ketua ESI Wonosobo, Gatra Lutfi Pranowo mengaku minat masyarakat Wonosobo terhadap e-sport cukup tinggi, bahkan jumlah tim atau club mencapai ratusan. Jumlah tersebut hampir setara dengan jumlah klub sepakbola di Wonosobo.
“Jumlah klubnya bisa melebihi klub sepakbola, mungkin sekitar 200 tim lebih, dengan jumlah tim masing-masing 5 orang. Usia anak SMA hingga 30 tahun,” katanya.
Menurutnya dengan pengukuhan pengurus ESI Wonosobo, maka fungsi pengurus nanti akan memberikan rekomendasi dan juga membantu legalitas tim-tim yang ada, agar mereka bisa berkembang ke level yang lebih tinggi.
“Pengurus ESI ini akan mengkoordinir dan membantu klub atau tim agar memiliki legalitas serta mendorong mereka yang berprestasi untuk maju ke tingkat provinsi , nasional atau internasional,” ucapnya.
Sedangkan Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat berharap, usai dilantik pengurus E-Sport, olahraga di dunia digital itu, dapat segera masuk menjadi sebuah cabang baru olahraga di bawah naungan KONI.
“Semoga para pengurus yang telah dilantik hari ini dapat mengemban dan melaksanakan amanah, serta mewujudkan visi dan misi organisasi ini dengan baik,” katanya.
Menurutnya, saat ini dunia gaming telah menjadi sesuatu yang memiliki potensi, menjanjikan, dan kompetitif, seiring dengan ditorehkannya prestasi demi prestasi dalam bidang ini.
“Saya harap dengan dilantiknya Pengurus Besar E-Sports Indonesia Kabupaten Wonosobo, akan muncul atlet-atlet E-Sports membanggakan yang banyak menorehkan prestasi di masa depan,” ujarnya.
Pihaknya berpesan kepada para Pengurus Besar ESI Wonosobo agar jeli dalam melihat potensi putra daerah. Mampu melakukan pendampingan agar dapat menorehkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
“Dunia gaming bukanlah sesuatu yang asing pada masa kini. Dunia gaming telah menjadi sesuatu yang memiliki potensi, menjanjikan, dan kompetitif, seiring dengan ditorehkannya prestasi demi prestasi dalam bidang ini,” ucapnya. (gus)