68 Guru MAN 1 Belajar Computational Thinking

Caption- BIMBINGAN. Sebanyak 68 Guru MAN 1 Wonosobo mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) Computational Thinking untuk persiapan pembelajaran tatap muka kepada siswa.

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO – Sebanyak 68 Guru MAN 1 Wonosobo mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) Computational Thinking untuk persiapan pembelajaran tatap muka kepada siswa.
Materi Bimtek disampaikan ahli teknologi informasi dari Fakultas Teknik dan Komputer (Fastikom) Universitas Sains Al-Qur’an (Unsiq) Jawa Tengah di Wonosobo, Ruang Multimedia, madrasah setempat.
Bertindak sebagai pemateri Dian Asmarajati (Kepala Biro Bebras yang juga dosen Fakultas Teknik dan Komputer Unsiq Jateng) dan Nahar Mardiyantoro (Ketua Program Studi Teknik Informatika Unsiq Jateng). Keduanya merupakan ahli teknologi informasi.
Kepala MAN 1 Wonosobo Warsam,mengemukakan pengembangan media dan metode pembelajaran tersebut diharapkan mampu memberikan perubahan pada kegiatan pembelajaran pada tatap muka kepada siswa.
“Saya berharap sinergi ini akan memberikan pencerahan kepada guru-guru MAN 1 Wonosobo. Sehingga akan memberikan perubahan yang luar biasa dalam kegiatan pembelajaran di era digital ini dengan pendekatan dan media teknologi informasi,” katanya.
Menurutnya, MAN 1 Wonosobo ditunjuk Kanwil Kemenag Jawa Tengah sebagai pilot project pengajaran era digital Indonesia melalui CT ini. Hal tersebut merupakan kesempatan yang luar biasa bagi sekolah maupun para pendidik.
“Ini kesempatan untuk mengembangkan kualitas pendidikan melalui teknologi berbasis IT,” ucapnya
Sementara itu, Kepala Biro Bebras Fastikom Unsiq Jateng di Wonosobo, Dian Asmarajati mengatakan tujuan utama kegiatan CT ini antara lain adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengembangan teknologi informasi.
“Kegiatan ini didukung google Indonesia dan Kementerian Agama RI,” katanya
Menurutnya, bebras merupakan sayap dari google yang bergerak di bidang sosial khususnya pendidikan yang akan mengajak dan mengarahkan guru dan siswa untuk berpikir secara komputasi.
“Di tengah pandemi global Covid-19 ini, tentu pembelajaran digital yang menarik dan tidak membosankan bagi siswa sangat dibutuhkan. Kami hadir dan membantu guru-guru MAN 1 Wonosobo selaku garda terdepan dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran,” ujarnya.
Pihak berharap usai mengikuti kegiatan Bimtek CT ini guru semakin inovatif dan kreatif dalam PJJ seperti saat ini ataupun kelak saat tatap muka dan berdampak makin berprestasinya siswa-siswi MAN 1 Wonosobo. (gus)

Artikel Menarik Lainnya :  Awas ! Varian Baru Covid-19 Masuk Wonosobo