Walikota Minta Warga yang Telah Divaksin Tetap Patuhi Prokes dan 5M

TINJAUAN. Walikota dr Muchamad Nur Aziz didampingi Sekda Joko Budiyono dan pejabat Pemkot Magelang meninjau jalannya vaksinasi di pasar-pasar tradisional,

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG SELATAN – Walikota Magelang dr Muchamad Nur Aziz meminta masyarakat yang telah mendapatkan vaksin agar tetap memperhatikan protokol kesehatan. Menurutnya, vaksin bukan menjadi akhir dari mengatasi pandemi, melainkan salah satu usaha agar penyebaran Covid-19 bisa ditekan.

Hal itu dikatakan dr Aziz, saat meninjau jalannya vaksinasi kalangan pedagang di Pasar Rejowinangun Kota Magelang, Sabtu (6/3). Dia didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Joko Budiyono, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Catur Fajar Budi Sumarmo, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Majid Rohmawanto, dan beberapa pejabat lainnya.

”Dengan vaksinasi ini, diharapkan pandemi di Kota Magelang bisa semakin diturunkan, bahkan bisa hilang. Namun (masyarakat) jangan meninggalkan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan menghindari mobilisasi,” kata Aziz.

Melalui vaksinasi ini pula, pihaknya berharap seluruh wilayah di Kota Magelang menjadi zona hijau alias bebas virus corona. Terlebih sampai saat ini, tercatat 1.007 RT di Kota Magelang sudah zona hijau, tinggal menyisakan 25 RT berstatus zona kuning atau ada penularan 1-5 keluarga di dalam satu RT.

”Vaksinasi memang akan mempercepat penanganan pandemi. Untuk itu, diharapkan nantinya zona hijau untuk semua kelurahan bisa dicapai. Doakan mudah-mudahan tidak ada lagi masyarakat yang kena Covid-19,” tuturnya.

Ia pun kembali mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondisi atau imunitas diri. Meski sudah divaksin, bukan berarti masyarakat bisa bebas. Pasalnya, cara kerja vaksin, menurut dokter spesialis penyakit dalam tersebut, adalah membangun imunitas tubuh agar tidak tertular.

”Karena itu, setiap warga yang divaksin akan disuntik 2 dosis dalam rentang waktu sekitar 14 hari. Jadi membangun imun itu ada masanya. Tidak setelah selesai (disuntik) bisa bebas. Tetap patuhi 5M dan protokol kesehatan secara ketat,” imbuhnya.

Usai meninjau pasar Rejowinangun, Aziz juga mengunjungi RSU Budi Rahayu yang saat ini masih menjadi tempat isolasi dan perawatan pasien positif Covid-19. Ia juga meninjau vaksinasi di Pasar Sidomukti dan berdialog dengan sejumlah pedagang. (wid)