Tokoh Agama di Wonosobo Harus Bersinergi Ciptakan Kerukunan

Caption- Melakukan pembinaan terhadap tokoh agama di Wonosobo, Kakanwil Jateng minta tokoh agama harus bersatu dan sinergis dengan Pemkab Wonosobo.

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO– Tokoh agama di Kabupaten Wonosobo harus bersatu dan sinergis, hal tersebut penting untuk mewujudkan masyarakat Wonosobo yang taat beragama, rukun, cerdas, sejahtera lahir dan batin.
“Peran tokoh agama sangat penting untuk mewujudkan masyarakat yang taat, rukun dan sejahtera lahir batin,” ungkap Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Tengah Musta’in saat melakukan pembinaan terhadap tokoh agama di Wonosobo.
Kegiatan tersebut diprakarsai oleh Kantor Kementerian Agama Wonosobo. Tokoh agama setempat diharapkan jadi pioner kerukunan umat beragama yang ada. Acara yang berlangsung di Aula Kantor Kemenag setempat tersebut diikuti oleh 30 tokoh agama yang ada di Wonosobo. Hadir pula Kepala Kemenag, Bupati, Kepala Kantor ATR/BPN, Ketua MUI, dan Ketua FKUB Wonosobo.
Menurutnya, tokoh agama memiliki peran yang sangat sentral dalam menjaga keutuhan bangsa yang berlatar belakang majemuk. Kemajemukan ini berpotensi menimbulkan konflik. maka dari itu peran tokoh agama sangat sentral dalam menjaga keutuhan bangsa jangan sampai isu agama dijadikan pemecah kebersamaan bangsa.
“Indonesia dari Sabang sampai Merauke bukan hanya milik agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, maupun Konghucu. Indonesia ini milik bersama. Indonesia dari Sabang sampai Merauke beragam agama,” terangnya.
Pihaknya menambahkan, kedekatan tokoh agama dengan masyarakat dirasa akan lebih bisa dioptimalkan dalam menyampaikan informasi keagamaan. Tokoh agama lebih didengar oleh masyarakat dari pada pejabat. Karena faktor kedekatan dengan masyarakat dirasa lebih intens. Peran tokoh agama sangat sentral dalam memperkuat kebersamaan antar beragama.

Baca Juga
Kreatif, Ubah Karangwatu jadi Dusun Mural Wayang

“Maka sudah menjadi kewajiban dan tugas bagi tokoh agama untuk menjaga keutuhan bangsa. Kerukunan umat beragama harus terus dipupuk dan diwujudkan dalam kehidupan beragama,” ujarnya
Di sisi lain, tokoh agama juga harus mengikuti perkembangan zaman dan meminta Kepala Kemenag membuat gebrakan dalam pemanfaatan kemudahan informasi sebagai pelayanan Kemenag.
“Perkembangan zaman saat ini, sudah memasuki era 4.0 di mana kemajuan umat manusia mampu menciptakan yang namanya internet. Sekarang apapun berbasis internet,” ucapnya.
Kemenag juga punya program berbasis digital di mana masyarakat dimudahkan untuk informasi dan pelayanan berbasis internet. Bisa datang ke Kantor Kemenag. Atau cukup dari rumah dengan pemanfaatan pelayanan berbasis online atau internet. (gus)