Mentan Apresiasi Inovasi Agrowisata Svargabumi

PANEN PADI. Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo didamping, Sekda Kabupaten Magelang Adi Waryanto, Dirjen Perkebunan, Dirjen Tanaman Pangan saat memanen Padi di Agrowisata Svargabumi, Borobudur.

MAGELANGEKSPRES.COM,BOROBUDUR – Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja di Agrowisata Svargabumi, Borobudur, Kabupaten Magelang. Syahrul juga melakukan panen padi bersama didampingi, Dirjen Perkebunan, Dirjen Tanaman Pangan, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto.

Syahrul sangat mengapresiasi inovasi yang telah dilakukan Agrowisata Svargabumi. Atas keberhasilan dalam mengelola agrowisata ini, ia juga berkenan untuk segera memberikan sertifikat penghargaan atas nama negara.

“Ini menerobos sebuah era. Ini kecil, tapi yang kecil itu bisa menjadi besar. Kalau semua anak-anak kita, pejabat kita mau melakukan sesuatu untuk negeri yang besar ini dengan fasilitas alam ya Allah sudah kasih pastilah makin baik kemajuannya,” tutur, Syahrul.

Menurut, Syahrul inovasi agrowisata seperti ini masih bisa ditingkatkan lebih lagi. Selain itu Ia juga meminta agrowisata seperti Svargabumi ini harus diduplikasi di provinsi yang lainnya.

“Negara kita ini dari Sabang sampai Merauke dan semuanya pasti bisa seperti ini. Hal seperti ini harus terus kita dorong karena ini tidak merubah kuntur dan bisa kita maksimalkan di atasnya. Petaninya harus happy dan mungkin di sini bisa ditambahkan tanaman jeruk. Jadi nanti kita tidak hanya bisa happy di kota saja, tetapi di desa pun juga bisa happy,” katanya.

Sementara, Bupati Magelang melalui, Sekretaris Daerah Adi Waryanto berharap, melalui kunjungan kerja Menteri Pertanian ini akan berdampak positif terhadap pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Magelang.

Menurutnya, meski pandemi Covid-19 masih melanda di negeri ini, berbagai kebijakan telah dikeluarkan oleh pemerintah untuk memutus penyebaran mata rantainya. Namun demikian, hal tersebut bukan sebagai penghalang untuk tetap produktif.

Untuk diketahui, sebagai gambaran secara umum bahwa Kabupaten Magelang memiliki luas wilayah 108 ribu hektare yang terbagi dalam 21 kecamatan. Adapun lahan sawah yang diolah petani mencapai 27 ribu hektar, dan lahan kering sekitar 39 ribu hektar.

Artikel Menarik Lainnya :  Angka Covid Tinggi, Satgas Provinsi Intervensi Kota Magelang

“Secara kumulatif, kurang lebih 70 persen luas lahan di Kabupaten Magelang digunakan untuk sektor pertanian yang dikerjakan oleh lebih dari 57 persen penduduk yang saat ini berjumlah 1,3 juta jiwa,” papar, Adi.

Adi menambahkan, dewasa ini pertanian mempunyai potensi yang prospektif untuk dikembangkan sebagai objek wisata (Agrowisata) dengan harapan dapat memberikan kesempatan kaum tani dalam meningkatkan kualitas hidupnya dengan memanfaatkan sumber daya pertanian yang mereka miliki.

“Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Magelang berkomitmen membangun sektor pertanian dan pariwisata dengan serius, apalagi di Kabupaten Magelang, pertanian menjadi salah satu sektor utama perekonomian, karena memiliki beberapa varietas unggulan, utamanya viarietas padi dan buah-buahan,” pungkas, Adi.(cha).