444 Pedagang Pasar Tradisional Telah Divaksin

VAKSIN. Seorang pedagang di Pasar Rejowinangun mendapatkan vaksin Sinovac, 

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG SELATAN – Pedagang pasar tradisional mulai disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama, Sabtu (6/3). Untuk diketahui kalangan pedagang pasar turut diprioritaskan dalam vaksinasi gelombang kedua di Kota Magelang.

Di Pasar Cacaban, sebanyak 94 orang telah divaksin. Kemudian, Pasar Rejowinangun dan Sidomukti dengan jumlah pedagang sekitar 200 dan 150 orang. Adapun untuk Pasar Kebonpolo dan Gotong Royong menurut rencana vaksinasi untuk pedagangnya akan dilakukan pada Senin (8/3).

Kepala UPT Pasar Cacaban Kota Magelang, Teguh Karyawan mengatakan, Pasar Cacaban merupakan pasar terkecil dengan jumlah pedagang paling sedikit dibanding pasar tradisional lainnya. Untuk itu, pelaksanaan vaksinasi untuk pedagangnya menjadi yang pertama.

”Awalnya rencana proses vaksinasi dipisah antara pedagang asal kota dan pedagang asal kabupaten, karena di pasar ini pedagangnya tidak hanya dari kota saja namun juga ada yang dari kabupaten. Tapi, setelah disurvei ternyata pedagang di pasar Cacaban ini hanya 94 orang saja, maka kami adakan vaksin bersama-sama,” kata Teguh, kemarin.

Ia menjelaskan, sebelumnya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang telah memberikan sosialisasi supaya para pedagang pasar tradisional mau divaksin. Sebab, ada beberapa dari mereka yang khawatir dan takut divaksin.

”Kami pengelola juga menyampaikan informasi ke pedagang supaya siap-siap mengikuti vaksin. Dalam pelaksanaan hari ini, vaksinator ada dari Puskesmas Kerkopan, Rindam, dan Dinas Kesehatan,” jelasnya.

Baca juga
BRI Hibahkan 4 Unit Alat Bantu Pernafasan Pasien Covid-19

Asmiyati (48) salah satu pedagang mengaku sempat ragu-ragu. Terlebih lagi dia mempunyai penyakit dalam.

”Saya takut jika reaksi vaksin dalam tubuh ada kelainan, karena tidak tahu daya tahan tubuh orang kan berbeda-beda. Tapi, saya memberanikan diri saja untuk divaksin supaya lebih yakin tidak akan tertular Covid-19,” tuturnya.

Rasa takut juga dirasakan Heri Purwanto (41) pedagang di pasar yang sama. Ia mengaku khawatir karena belum pernah divaksin sebelumnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang, Catur Fajar Budi Sumarmo menambahkan, pedagang yang divaksin tersebar di lima pasar meliputi pasar Rejowinangun, Sidomukti, Cacaban, Gotong Royong dan Kebonpolo. Dinkes Kota Magelang mengalokasikan 800 dosis vaksin.

Rinciannya, 200 untuk Pasar Rejowinangun, sedang lima pasar lainnya masing-masing 150 dosis vaksin. Dua pasar sisanya yaitu Pasar Kebonpolo dan Pasar Gotong Royong akan digelar, hari ini.

”Selain untuk pedagang di pasar tradisional, vaksin juga diperuntukkan untuk pedagang di pusat kuliner, termasuk di toko modern,” tuturnya.

Plt Sekretaris Dinas Kesehatan Yis Romadon menuturkan, untuk penyuntikan vaksin di Kota Magelang melibatkan instansi lainnya, yaitu Klinik Kesdam IV/Diponegoro, Klinik Sano Grasio, Klinik Indonesia, RS Gladiool, dan sebagainya. (wid)