Dennty, Anggota DPD RI Bantu Pasarkan Kopi Temanggung

MENYORTIR. Salah satu petani sedang menyortir kopi sebelum masuk ke proses produksi.

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI ikut terjun membantu pemasaran kopi asli Temanggung. Upaya ini dilakukan agar kopi Temanggung bisa semakin dikenal dan menjajaki pasar nasional.

Anggota DPD RI perwakilan Jawa Tengah, Denty Eka Widi Pratiwi mengatakan, selama ini kopi Temanggung memang sudah mulai dikenal di kalangan pecinta kopi, baik lokal maupun nasional. Namun karena terdampak pandemi Covid-19, pasar kopi Temanggung saat ini menjadi lesu.

“Dampak pandemi ini memang luar biasa, semua sektor terkena imbasnya, tidak terkecuali pelaku usaha kopi,” katanya, Selasa (2/3).

Menurutnya, kopi merupakan salah satu ikon produk unggulan, tidak sedikit masyarakat Temanggung yang menggantungkan hidupnya dari hasil budidaya kopi.

Maka dari itu, DPD RI tengah mempromosikan kopi Temanggung ke kancah internasional di setiap kesempatan kunjungan kerja. Bahkan telah membuka akses di beberapa kementerian, dinas dan praktisi untuk ikut bermpromosi di luar negeri.

“Langkah-langkah yang kami tempuh ini harapan kami bisa membawa dampak positif bagi pelaku kopi di Temanggung,” harapnya.

Ada dua jenis kopi di Kabupaten Temanggung, yakni kopi arabika dan robusta. Kedua jenis kopi ini memiliki cita rasa yang sangat khas dan kualitasnya tidak kalah dengan kopi-kopi dari daerah lainnya.

“Karena memiliki cita rasa yang sangat khas ini, maka kopi Temanggung memiliki konsumen sendiri,” ujarnya.

Baca Juga
Angin Kencang Landa Enam Kecamatan di Kabupaten Magelang, 47 Rumah Rusak

Ia berharap, petani maupun pengusaha kopi diminta untuk memasarkan kopi Temanggung secara luas, dengan demikian ada keseimbangan antara usaha yang dilakukan oleh DPD RI dan para pelaku kopi.

“Harus bersama-sama, petani juga harus memasarkan produknya. Dengan kebersamaan ini maka ke depan kopi Temanggung akan semakin dikenal oleh kalangan pecinta kopi sampai di tingkat internasional,” harapnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Pemkab Temanggung Terus Tambah Jumlah Ruang Isolasi untuk pasien Covid-19

Dengan menggandeng lintas sektoral itu, diharapkan kopi Temanggung dapat diterima pasar di luar negeri, sehingga kesejahteraan petani maupun pengusaha kopi meningkat.

“Harus berusaha semaksimal mungkin mengenalkan dan kemudian akses link kepada kementerian, dinas dan praktisi untuk mengupayakan kualitas kopi di Temanggung terus terjaga dan sustainable untuk keberlangusngan daripada kopinya itu sendiri,” katanya.

Selain itu tambah Denty, petani juga wajib menjaga kualitas kopi yang dihasilkan, sehingga kopi asli Temanggung bisa bersaing dengan daerah penghasil kopi lainnya.

“Kualitas memang menjadi nomor satu, oleh karena itu harus dipertahankan, jangan sampai karena kualitas konsumen menjadi gagal untuk membeli kopi Temanggung,” pesannya. (set)