Taruna Akmil Wajib Mahir Menembak

MENEMBAK. Taruna Tingkat III Akademi Militer menjalani uji kemampuan menembak, di Lapangan Tembak Sarsanto Plempungan Salaman Kabupaten Magelang.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Kemampuan menembak harus dikuasai semua prajurit TNI tanpa terkecuali. Terlebih lagi bagi para taruna Akademi Militer (Akmil) Magelang, sebagai calon perwira TNI AD maka menembak merupakan kemutlakan guna melaksanakan tugas-tugas operasi.

Sebanyak 296 taruna tingkat III/Sermadatar, Akmil Magelang mengikuti praktik menembak berbagai jenis, Senin (1/3) hingga 6 Maret mendatang di Lapangan Tembak Plempungan, Salaman, Kabupaten Magelang.

Kadepmildas Akmil Kol Inf Murbianto Adi Wibowo mengatakan, kegiatan ini bertujuan mengasah kemahiran menembak kelas pertama taruna Akmil. Teknis pelaksanaan antara lain, jarak 100 meter dengan sikap tiarap, duduk/berlutut, dan berdiri. Kemudian menembak pada jarak 200 dengan tiga sikap yang sama, dan jarak 300 meter dengan sikap tiarap.

“Tugas taruna ke depan semakin kompleks dan dinamis. Untuk menempuh berbagai tahapan itu, diperlukan kemahiran dalam menembak yaitu kemahiran menembak pratama,” katanya.

Ia meminta, para taruna dapat disiplin dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti latihan itu. Nantinya, hasil uji kemahiran menembak akan dicatat, untuk mengetahui perkembangan para taruna dengan latihan tersebut.

Baca Juga
Pimpin Rakor Pertama, Walikota Aziz Minta Pejabatnya Beri Contoh yang Baik

“Untuk taruna yang lulus akan diberikan sertifikat dan Brevet Kemahiran Menembak Kelas Pratama. Sedangkan taruna yang belum lulus akan diberikan kesempatan untuk melaksanakan pembinaan lanjutan dan pendalaman, serta pengujian ulang,” jelasnya.

Murbianto menambahkan, para pelatih dan pendamping diminta untuk selalu mengawasi, melaksanakan, pengendalian, disiplin, dan kepedulian terhadap setiap tahap kegiatan. Dengan begitu, hasil uji ini didapat berdasarkan kriteria yang tepat dan sesuai.

“Tidak kalah penting yaitu memperhatikan faktor keamanan dan pengamanan personel. Adakan pencatatan yang tertib, cermat, jelas, dan teliti dalam setiap penggunaan amunisi yang digunakan selama pelaksanaan latihan,” imbuhnya. (wid)

Artikel Menarik Lainnya :  Imbas 10 Mahasiswa Untidar Positif Covid-19, Kampung RT 10 RW V Potrobangsan, Magelang Utara Di-Lock Down