Musda DPD Golkar Purworejo Kembali Ditunda

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Setelah sempat tertunda, Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kabupaten Purworejo yang sedianya digelar Minggu (28/2) lalu kembali ditunda. Keputusan penudaan tersebut dilakukan menyusul adanya perintah dari DPD Golkar Jawa Tengah.

Ketua Penyelenggara Musda DPD Golkar Purworejo, Kelik Susilo Ardani SE saat dimintai konfirmasi, Senin (1/3) menjelaskan Musda dengan agenda utama pemilihan ketua DPD Partai Golkar yang sedianya dilakukan pada tanggal 28 Februari 2021 ditunda sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan. Hal itu diketahui berdasarkan hasil rapat pleno internal Golkar dan Rapimda beberapa waktu yang lalu.

“Tetapi kami sudah menerima surat dari DPD I (Provinsi) bahwa Musda ditunda lagi dalam waktu yang belum bisa ditentukan,” katanya.

Tak pelak penundaan ini menjadi pembicaraan di internal Partai Golkar sendiri maupun pihak luar yang medengar adanya beberapa kali penundaan pada Musda Golkar Kabupaten Purworejo yang ke 10. Pihaknya mengaku bahwa bedasarkan rapat pleno dan Rapimda secara teknis DPD Golkar Kabupaten Purworejo sudah siap menggelar Musda, namun secara administrasi DPD I belum mengijinkan digelarnya Musda di Kabupaten Purworejo.

“Ternyata setelah hasil Rapimda kita kirim malah terbit surat bernomor B18/ Golkar I / 2021 tanggal 26 Februari

tentang penundaan Musda ke – 10 Golkar Kabupaten Purworejo dari semarang,” katanya.

Kelik menambahkan dalam surat tersebut juga tidak memberikan keterangan yang jelas kapan Musda akan dilaksanakan. Sampai saat ini pihaknya masih menunggu aturan dari DPD 1 Golkar Jawa Tengah untuk penyelenggaraan Musda di daerah.

Untuk diketahui Musda Partai Golkar Kabupaten Purworejo diprediksi akan ramai, bursa calon ketua Golkar sudah mulai bermunculan seperti Imam Teguh Purnomo yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Propinsi Jawa Tengah yang beberapa waktu yang lalu sudah mendeklarasikan diri sebagai calon ketua Umum Golkar periode berikutnya. Sementara itu ketua umum Golkar saat ini, Yuli Hastuti yang juga sebagai Wakil Bupati Purworejo dikabarkan akan menjadi lawan dari Imam Teguh Purnomo pada Musda yang akan digelar mendatang.

Artikel Menarik Lainnya :  Total Kasus Positif Covid-19 di Purworejo Dekati Angka 7.000

“Calon yang sudah deklarasi satu mas Imam kemudian tentu saja juga dengan bu Yuli Hastuti sebagai kandidat juga,” katanya.

Menurut kelik pada Musda yang akan digelar medatang, juklak dan juknis sudah mereka siapkan bahkan syarat-syarat menjadi calon ketuapun sudah tertera jelas. Diantaranya calon ketua umum harus memperoleh dukungan minimal 30 persen, pernah menjabat di kepengurusan selama 5 tahun dan calon harus mempunyai prestasi.

“Kami harus tunduk dan taat kepada tata aturan dari DPD 1 (Provinsi),” tandasnya. (luk)