Maling Tempe di Kota Magelang Viral di Medsos

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Pencurian dua tempe berbungkus plastik terekam closet circuit television (CCTV) di Jalan Serayu, Kampung Menowo, Kedungsari, Magelang Utara, Kota Magelang, viral di media sosial. Pelaku pencurian diketahui dua orang dengan mengendarai sepeda motor jenis matic.

Video itu akhirnya viral setelah diunggah oleh akun instagram @magelang_raya. Dalam video berdurasi 28 detik tersebut, hingga Jumat (26/2), telah ditonton sekitar 24.278 dan 195 komentar.

Di dalam video itu, terlihat dua pelaku datang mengendarai sepeda motor jenis matic. Mereka kemudian berhenti persis di tempat pengrajin. Pelaku yang membonceng lantas turun dan mengambil tempe berbungkus plastik panjangnya sekitar 2 meter.

Setelah itu tempe diberikan pengendara di depannya dan dikalungkan di lehernya. Berikutnya, pelaku kembali mengambil tempe kedua dikalungkan dan mereka meninggalkan lokasi.

“Pencurian tersebut benar terjadi di sini, pelaku datang sambil narik tempe. Saat kejadian saya nggak tahu, tahu-tahunya hilang dua lonjor. Terus kamera diputar diketahui kejadian sekitar pukul 00.00 lebih pas cuaca terang benderang,” kata Ny Dasipah, pemilik usaha tempe tersebut, Jumat (26/2).

Baca Juga
Doa Sang Ibu Mengantarkan Dokter Azis Terpilih Menjadi Walikota Magelang

Dia menilai, tiap satu potong berukuran 2 meter itu sekitar Rp45 ribu. Ia mengaku kerugian yang diderita itu tak lebih Rp100 ribu.

“Tapi aksi pencurian berapapun nilainya tetap tidak bisa dibenarkan,” ujarnya.

Suami Ny Dasipah, Tamsuri menambahkan, semenjak dipasang CCTV pada setahun yang lalu, baru kali ini kejadian pencurian. Pencurian tersebut terjadi sekitar, Senin (22/2), malam.

“CCTV dipasang sudah setahunan ya baru kali ini kejadian,” tuturnya.

Ditemui terpisah, Plt Kapolres Magelang Kota R Fidelis Purna Timoranto mengatakan, belum menerima laporan atas kejadian pencurian tempe tersebut.

Artikel Menarik Lainnya :  Tambah Pendapatan, Karyawan TKL Bantu Marketing Tiket Presale

“Belum dapat (laporan). Secara penyidikan kita belum dapat laporan. Mungkin korbannya juga belum laporan. Kami akan melakukan pengecekan kebenarannya,” katanya di sela-sela menghadiri pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Muchammad Nur Aziz dan KH M Mansyur di Pendopo Pengabdian, kemarin. (wid)