Dampak Rotasi, Jabatan Direktur RSUD dan Kepala Disbudpar Temanggung Kosong

Bupati Temanggung M Al Khadziq

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Dua Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Temanggung kosong. Kekosongan ini seiring dengan adanya rotasi jabatan yang dilakukan Pemkab setempat beberapa waktu lalu.

Dua JPT Pratama dimaksud yakni, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Djojonegoro.

Bupati Temanggung M AL Khadziqmengatakan, selain kedua jabatan tersebut, dalam waktu dekat ini ada salah satu JPT Pratama yang memasuki masa pensiun. Sehingga di akhir bulan ini akan ada tiga JPT Pratama yang mengalami kekosongan.

“Pada akhir bulan ini kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga juga akan pensiun,” katanya.

Dengan adanya kekosongan jabatan ini, maka tahun ini kemungkinan akan dilakukan rotasi atau seleksi sebagaimana yang digariskan oleh peraturan-peraturan.

“Akan mengikuti aturan yang berlaku saja, bagaimana semestinya untuk mengisi kekosongan pejabat di tiga instasi itu,”terangnya.

Sebelumnya pemkab melakukan rotasi jabatan JPT Pratama untuk Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Bagus Pinuntun, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPRD Temanggung.

Satria Indra Basuki yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kini mengemban amanah sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Agus Munadi yang sebelumnya sebagai Kepala Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran kini menjabat sebagai Sekretaris DPRD Sekretariat DPRD Kabupaten Temanggung.

Sedangkan Edy Cahyadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kebudayaan dan Pariwisata kini menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran.

Bupati menjelaskan, bahwa mutasi jabatan dilingkungan pemerintah ini merupakan hal yang wajar. Hal itu dilakukan untuk melakukan penyegaran pada tubuh organisasi perangkat daerah.

Baca Juga
Kabel PLN Putus Picu Kebakaran Kandang Hewan Ternak Milik Warga Sawangan, Total Kerugian Rp9 Juta

Artikel Menarik Lainnya :  Pinsar Bantu 20.000 Butir Telur untuk Nakes Temanggung

“Rotasi jabatan dilakukan untuk meningkatkan kinerja organisasi demi memajukan Kabupaten Temanggung,”katanya.

Saat ini kata Bupati, tantangan bagi para pejabat pimpinan tinggi akan semakin berat, karena masyarakat membutuhkan perhatian dan pelayanan yang lebih besar diberbagai bidang.

“Sehingga disinilah para perangkat daerah dituntut lebih meningkatkan pelayanannya pada masyarakat, menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan,” tambahnya.

Menurut Bupati, untuk mengisi kekosongan di dua OPD tersebut pihaknya akan segera menyiapkan pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

“Untuk sementara akan disisi oleh Plt, akan segera kami lalukan, Nanti Plt sampi ada kepala dinas yang baru,” tandasnya.(Set)