Nasib Wisata Wonosobo Tergantung Kelestarian Alam

KUNJUNGAN. Abdul Kadir Karding  Anggota Fraksi PKB DPR RI  melakukan kunjungan kerja dan  gowes ke kawasan wisata dataran tinggi Dieng

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO- Nasib objek  wisata di Kabupaten Wonosobo sangat tergantung dengan pengelolaan lingkungan yang tepat. Sebab hampir semua mengandalkan keindahan alam.  Jika rusak, dan salah urus, wisatawan tidak akan datang dan ancaman bencana semakin besar.

“Kawasan wisata Wonosobo tidak ada duanya. Semuanya indah dan berbasiskan alam, maka tergantung sekali dengan pengelolaan lingkungan hidup, jika salah urus bisa rusak semua,” ungkap  Anggota Komisi VII DPR RI Bidang Energi, Riset, Teknologi dan Lingkungan Hidup, Abdul Kadir Karding, Selasa (23/2).

Anggota Fraksi PKB DPR RI itu bersama rombongan melakukan kunjungan kerja dan  gowes ke kawasan wisata dataran tinggi Dieng. Abdul Kadir Karding menyempatkan diri melihat objek wisata Telaga Warna dan Kawah Sikidang.

Menurutnya, nasib lingkungan sangat tergantung dari mindset masyarakat serta kebijakan pemerintah. Maka upaya menunjukkan betapa pentingnya lingkungan terhadap nasib dan masa depan sektor wisata alam harus  terus disampaikan kepada masyarakat.

“Mindset masyarakat harus diubah, harus ada regulasi yang menghadirkan system tentang bagaimana aware terhadap lingkungan, keberlangsungan  lingkungan, di sisi lain ada keberanian dari pengambil kebijakan untuk tegas,” tandasnya.

Berkaitan dengan hal itu, banyak  cara yang bisa dilakukan, mulai dari memastikan tata ruang harus lebih bagus, menjaga  kawasan wisata agar tidak longsor, diskusi dengan masyarakat dan petani. Sampah juga harus diurus, tempat wisata harus bersih dan nyaman

Baca Juga
Pondasi Jembatan di Mutisari Ambrol, Peninggalan Zaman Belanda

“Itu harus terus dilakukan. Apalagi terkait dengan sampah, masyarakat harus dilatih membuang sampah, atau daur ulang serta mengubah sampah menjadi  barang baru yang memiliki nilai ekonomis, seperti energy atau pupuk,” ujarnya.

Politisi asal Dapil VI  Jateng itu juga menambahkan pihaknya melihat objek wisata di Jateng, utamanya di Wonosobo, Temanggung, Magelang Dan Purworejo mengalami kelesuan selama pandemi covid 19. Hal itu berdampak pada sektor usaha kecil. Sehingga dirinya  sengaja mengajak artis FTV untuk ikut mengenalkan wisata di Jateng bagi kalangan milenial di media sosial (medsos).

Artikel Menarik Lainnya :  Awali Prosesi Hari Jadi Wonosobo, Kumpulkan Air Suci dari 7 Mata Air

“Artis itu kan punya viewer (pengikut) banyak di medsos. Karena itu, perlu diajak nih untuk membantu promosi bagi generasi milenial. Foto gowes juga akan saya upload di medsos biar ikut meramaikan tempat wisata. Selain olahraga juga promosi wisata dan produk UMKM kan,” ujarnya.

Pengelola wisata dan pelaku UMKM di kawasan dataran tinggi Dieng di era pandemi global Covid-19 ini mesti lebih kreatif dan inovatif. Sehingga tempat wisata bisa ramai dengan tetap penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 yang ketat. (gus)