UMKM Bentuk Lembaga Koperasi

KOPERASI. acara Sharing Seasion Pemberdayaan UMKM Yang Mandiri, Kreatif, Inovatif dan Berdaya Saing di Pasaran Global Dalam Wadah Koperasi di Kantor Koni Purworejo, 

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Produsen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Purworejo membentuk lembaga kooerasi Maju Selaras. Koperasi tersebut dibentuk guna menjadu solusi berbagai persoalan yang terjadi dalam diri mereka selama ini.

Hal itu terungkap dalam acara Sharing Seasion Pemberdayaan UMKM Yang Mandiri, Kreatif, Inovatif dan Berdaya Saing di Pasaran Global Dalam Wadah Koperasi di Kantor Koni Purworejo, Sabtu (20/2).  Acara tersebut dihadiri Asisten Deputi Peran Serta Masyarakat Kementerian Koperasi dan UKM RI, Hariyanto, Direktur Bisnis dan Marketing PT Smesco Indonesia, Wientor Rah Mada, Kepala Dinas KUKMP Kabupaten Purworejo, Bambang Susilo dan Diaspora Kabupaten Purworejo.

Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) Kabupaten Purworejo mendukung pendirian koperasi produsen UMKM yang digagas oleh para produsen ini. Diharapkan dengan adanya koperasi tersebut akan membantu pemasaran produk UMKM di Kabupaten Purworejo.

“Saat ini UMKM kalau ingin meningkat usahanya tidak bisa lagi berdiri sendiri, namun harus bergerak bersama melalui wadah koperasi,” kata Kepala Dinas KUKMP Kabupaten Purworejo, Bambang Susilo

Baca juga
Lingkar Jelma Geliatkan Teater Kala Pandemi

Lebih lanjut, Bambang mengatakan, jumlah UMKM di Kabupaten Purworejo cukup banyak dan tersebar di seluruh kecamatan. Selama ini kebanyakan mereka berdiri sendiri tanpa wadah organisiasi yang menopangnya.

Maka diperlukan koperasi bukan hanya untuk sarana pelatihan, pembinaan dan pendidikan tapi juga bisa menampung hasil produksi UMKM agar bisa dipasarkan dengan nilai jual lebih tinggi dari sebelumnya.

“Saya menyambut baik adanya koperasi yang akan memadahi produsen UMKM ini. Saya akan fasilitasi apa yang dibutuhkan. Sebab kegiatan ini selaras dengan program Pemkab Purworejo,” kata Bambang.

Bambang hanya berpesan dalam pendirian koperasi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, koperasi itu milik anggota bukan milik pengurus. Kedua, modal usaha itu dari anggota bukan dari luar. Dan ketiga memilih pengurus yang sudah berpengalaman dan jujur.

Artikel Menarik Lainnya :  Kemenag Purworejo Keluarkan SE, Masyarakat Diminta Salat Idul Adha di Rumah

“Tiga hal ini harus diperhatikan benar. Saya akan pantau satu tahun kedepan kalau tidak ada masalah berarti baik. Dan layak untuk mewadahi para produsen UMKM di Kabupaten Purworejo,” tegasnya.

Asisten Deputi Peran Serta Masyarakat Kementerian Koperasi dan UKM, Hariyanto mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan suport  untuk mendorong semakin banyak tumbuh UMKM yang berkualitas.

Dengan demikian diharapkan akan semakin banyak produk yang akan dihasilkan yang bisa memenuhi kebutuhan untuk pasar dalam negeri dan juga mancanegara.

“Sehingga ekonomi kita yang sekarang ini terdampak Covid akan semakin cepat pulih. Mengapa, karena sektor UMKM ini menjadi pendorong dalam membangkitkan perekonomina nasional melalui produk-produk unggulan UMKM di masing-masing daerah yang menopang ekonomi lokal di daerahnya masing-masing,” kata Hariyanto

Dia mengatakan bahwa koperasi bisa membantu anggotanya untuk mendapatkan fasilitas-fasilitas terkait kebutuhan bahan baku, brand, pengemasan, pemasaran dan hingga jaringannya.

“Saya asli Purworejo. Saya siap membantu apa yang diperlukan. Harus gerak cepat, cari produk unggulan supaya cepat dipasaran,” katanya. (luk)