Mau ke Bandung via Jalur Selatan Ada Pengalihan Arus, Ini Sebabnya

MAGELANGEKSPRES.COM,BANYUMAS– Arus lalu lintas ruas jalan Rawalo – Wangon ditutup total, hingga waktu tidak terbatas, hal ini karena tanah amblas yang terjadi sebelah barat Jembatan Tajum di Desa Adisara Kecamatan Jatilawang, Banyumas

Penutupan secara total jalan di ruas penghubung antara Yogyakarta- Bandung disampaikan Dinas Perhubungan (Dishub) Banyumas. Penutupan diberlakukan mulai hari ini Kamis 18 Februari 2021, akibat kejadian tanah amblas di sebelah barat Jembatan Tajum di Desa Adisara.

Pihak Lalu Lintas dan Dinas Perhubungan sudah memasang sejumlah papan pengumuman soal pentupan Ruas Rawalo – Wangon dan pengalihan arus lalu lintas di sejumlah titik.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banyumas Agus Nurhadi mengatakan, selama penutupan total ruas jalan Rawalo-Wangon akibat tanah amblas di Jembatan Tajum ada rekayasa arus lalu lintas. Kkendaraan berat dari arah Yogyakarta menuju Bandung dialihkan memutar melalui Cilacap Sampang.
Sejak hari ini Kamis arus lalu lintas dari arah Yogyakarta yang akan menuju ke Bandung dialihkah melalui Cilacap-Sampang,” kata Agus Kamis.

Adanya Jembatan Tajum di Desa Adisara di ruas Rawalo – Wangon merupakan jalan nasional memperpendek jarak tempuh kendaraan antara Yogyakarta – Bandung melalui jalur selatan.
Namun dengan adanya penutupan total Jembatan Tajum dilakukan rekayasa lalu lintas, kendaraan dari arah barat di jalur selatan menuju Jawa barat dialihkan ke Cilacap – Sampang maka jarak tempuk akan lebih panjang kurang lebih sejauh 60 km.

Namun pengendara dari arah Yogyakarta menuju Bandung juga bisa melalui Buntu Purwokerto Ajibarang kemudian belok kiri menuju Wangon.

Jarak tempuh antara Yogyakarta Buntu Ajibarang Wangon Bandung lebih pendek dibanding melalui Cilacap Sampang karena harus memutar ke arah selatan sekitar 50 km.

Artikel Menarik Lainnya :  Kabidhumas Polda Jateng Bantah Berita Penusukan Nakes di RS Ambarawa

Hingga Rabu 17 Februari 2021 arus lalu lintas antara ruas Rawalo – Sampang masih normal, namun pada Kamis sudah ditutup.
Kejadian tanah amblas di Jembatan Tajum ini terjadi pada Senin, 15 Februari 2021, tepatnya pukul 16.00 wib.

Lokasi tanah amblas sebelah Jembatan Tajum diperkirakan sepanjang 10 meter, sekarang ruas Rawalo – Wangon ditutup .

Petugas dari kepolisian dan Dinas Perhubungan telah memasang garis polisi di lokasi tanah amblas agar masyarakat tidak mendekat area longsor.(bay)