Banjir dan Longsor di Kebumen Makan Korban

KORBAN . Tim SAR membawa jenazah korban longsor di Kebumen.

MAGELANGEKSPRES.COM,KEBUMEN – Hujan deras sejak menyebabkan sejumlah titik longsor dan banjir di wilayah Kebumen, Rabu 9 Februari 2021. Setidaknya ratusan rumah terendam, puluhan warga mengungsi dan 3 orang hilang. Diduga, 3 orang tersebut tertimbun tanah longsor yang menimpa rumah masing-masing.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kebumen Teguh Kristiyanto mengungkapkan, 3 warga yang dikabarkan hilang berada di Desa Kalijering Kecamatan Padureso. Dijelaskannya, pagi tadi tim gabungan berhasil mengevakuasi satu korban dari timbunan tanah. Korban Tarsinah (60) ditemukan Kamis (10/2/2021) pukul 06.30 WIB dalam keadaan meninggal dunia.
Sebelumnya, dari data BPPD kebumen tercatat ejumlah desa di Kebumen, Jawa Tengah mengalami banjir dan longsor pada lima titik pada Selasa (9/2/2021) . Selain merendam sedikitnya seratus rumah, 3 orang dilaporkan hilang. Banjir dan tanah longsor ini disebabkan hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Kebumen sejak Selasa (9/2/2021) petang.
Banjir juga melanda Desa Merden dan Balingasal Kecamatan Padureso. Di Dukuh Jeblugan dan Dukuh Kuwangkotan Desa Merden banjir menyebabkan 100 rumah terendam dengan ketinggian 150 centimeter. Selain itu, banjir juga menggenangi SMPN 1 Kabuaran dengan kedalaman sekitar 30 centimeter. banjir juga melanda Desa Pesuningan Kecamatan Prembun di Dukuh Kayuputih akibat tanggul Sungai Lesung jebol sepanjang kurang lebih 10 meter. Akibatnya 2 rumah mengalami kerusakan.
Untuk tanah longsor, terjadi di 5 titik pada Desa Sidototo dan Kalijering Kecamatan Padureso. Desa Sidototo longsor terjadi RT 5 RW 1 rumah Darmo Suwito dan Yugo, RT 4 RW 1 rumah Misran, RT 1 RW 2 rumah Mugiono. Sedangkan Desa Kalijering longsor menutup akses jalan sepanjang 100 meter dan 4 rumah tertimbun.(bay)

Artikel Menarik Lainnya :  Tindak Tegas Penambang Ilegal dengan Mesin Sedot