2 Kali Dipanggil, Pacar Calon Perawat Sadis Belum Datang

Cap. BUKTI. Polisi menunjukan barang bukti yang digunakan RH untuk membunuh darah dagingnya

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Kasus pembunuhan bayi yang dilakukan calon perawat berinisial RH di Rumah Sakit Jiwa Prof dr Soerojo terus berlanjut. Untuk melengkapi berkas penyidikan, polisi telah memanggil sejumah saksi termasuk pacar tersangka. Namun hingga saat ini pacar ktersangka di Cirebon belum juga memenuhi panggilan penydik dari Polres Magelang Kota.”Hingga 2 kali dipanggil, saksi pacar tersangka belum juga dating,” ujar Pj Kepala Polres Magelang Kota AKBP R. Fidelis Purna Timoranto, S.I.K., S.H., M.Si melalui Kasubag Humas Iptu Suharto. “Sementara saksi yang sudah dipanggil 2 orang, yang pacar tersangka sampai sekarang belum juga datang,” ujar dia. Sementara keluarga RH menurut keterangan telah menengok di tahanan Polres Magelang Kota. Kondisi RH juga membaik dan normal seperti tahanan lainnya. Hal ini membuat petugas menyatukan RH bersama yang lain dan memberlakukan sama dengan tahanan pada umumnya.
RH tega menghabisi nyawa bayinya sendiri dengan mencekik leher dan menyumpalkan kapur barus pewangi ke mukut bayi hingga meninggal dunia. RH melakukan hal tersebut lantaran malu jika ada yang mengetahui kodisinya sedang hamil dan melahirkan bayi perempuan.
Dari tersangka polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa bed cover, kapur barus, selimut, baju, celana dalam dengan bercak darah serta sebuah koper. RH diancam hukuman melanggar pasal 60 ayat(3), ayat(4), UU No 35 Tahun 2014 dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun dan denda paling banyak 3 miliar, pasal 79C UU No 35 Tahun 2014 dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun dan atau denda 100 juta serta pasal 341 KUHP dengan ancaman hukuman selama lamanya 7 tahun.(hen)

Artikel Menarik Lainnya :  Kejari Kota Magelang Tak Lagi Ditarget Ungkap Kasus Korupsi