Pedagang Pasar di Temanggung Patuhi Gerakan Jateng di Rumah Saja

SEMPROT. Sejumlah petugas melakukan penyemprotan di pasar tradisional

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Selama gerakan Jateng di Rumah Saja, Sabtu-Minggu (6-7/2), dimanfaatkan untuk melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh pasar tradisional di kabupaten penghasil tembakau ini.

Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Tengah dan Bupati Temanggung, bahwa pada Sabtu dan Minggu akhir pekan kemarin, masyarakat diharapkan tetap di rumah saja untuk menekan penyebaran Covid-19. Namun demikian pasar tradisional tetap dibuka meski hanya sampai dengan pukul 12.00 WIb.

“Bupati dengan SE-nya masih memberi waktu kepada pedagang untuk berjualan sampai maksimal jam 12.00 wib,” kata Kepala Dinas UMKM Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Temanggung Sri Hariyanto, kemarin.

Ia mengatakan, sebelum pelaksanaan program Jateng di Rumah Saja, pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke pedagang di semua pasar di Kabupaten Temanggung. Sehingga saat pelaksanaan program tersebut, semua pedagang mengikuti dan melaksanakan proses itu dengan baik.

“Memang waktunya cukup mendesak, tapi alhamdulillah semua pedagang bisa mengerti, memahami dan ikut melaksanakan semua program itu,” terangnya.

Sri Hariyanto menyampaikan selama dua hari teresebut pihaknya meminta para petugas pasar untuk bersih-bersih dan penyemprotan disinfektan guna pencegagahan penularan Covid-19.

“Pasar tadi tutup jam 12.00 WIB sesuai SE Bupati, yang memang menurut kami SE itu cukup bijaksana, artinya tidak tutup dari pagi tetapi pedagang masih diberi kesempatan berdagang sampai jam 12.00 WIB. Dan sesuai arahan siangnya digunakan untuk bersih-bersih dan penyemprotan disinfektan,” terangnya.

Pada Sabtu dan Minggu akhir pekan kemarin, seluruh pasar di Kabupaten Temanggung melakukan penyemprotan disinfektan bersama-sama.

“Kami manfaatkan untuk melakukan sterilisasi dengan melakukan penyemprotan disinfektan di semua pasar tradisional,” terangnya.

Pelaksanaan penyemprotan dikerjasamakan dengan PMI  dan relawan SAR serta dari tenaga-tenaga Satpam dan tenaga kebersihan pasar.

Artikel Menarik Lainnya :  Polres dan Kodim Temanggung Salurkan Obat-obatan pada Warga Terdampak PPKM

“Tenaga kami juga kami kerahkan untuk melaksanakan penyemprotan, dengan harapan semua bisa terjangkau,” harapnya.

Sementara salah satu pedagang di Pasar Kliwon Rejo Amertani Temanggung, Nuri, menuturkan, waktu yang diberikan kepada pedagang masih cukup untuk berjualan. Meskipun dengan adanya pembatasan waktu ini pedagang harus bersiap lebih pagi dan tutup lebih awal.

“Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk berdagang, semoga saja ke depan kondisinya semakin membaik, sehingga semua bisa normal kembali,” harapnya. (set)