Gerakan di Rumah Saja Berhasil Tekan Covid-19 di Purworejo, Nihil Kasus Konfirmasi

LENGANG. Lokasi Wahana permainan anak di Alun-alun Purworejo tampak lengang saat pelaksanaan Jateng di Rumah Saja, hanya tampak seorang pemulung yang melintas untuk memungut sampah, 

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Gerakan Jateng di Rumah Saja selama dua hari, Sabtu-Minggu (6-7/2), diharapkan mampu menekan laju penularan Covid-19 yang saat ini masih fluktuatif dan cenderung mengalami tren kenaikan. Pemerintah Kabupaten Purworejo juga terus memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19, khususnya membatasi mobilitas publik dan menjauhi kerumunan dan keramaian seperti saat pelaksanaan Jateng di Rumah Saja.

Pantauan Purworejo Ekspres terlihat, sejumlah papan imbauan masih terpasang di berbagai lokasi publik. Di Alun-alun Purworejo misalnya, spanduk bertuliskan Gerakan Jateng di Rumah Saja yang disertai dengan imbauan 5M ada di berbagai sudut. Tidak banyak tampak pengunjung berkeliaran dan menggunakan fasilitas. Wahana permainan anak yang biasanya ramai pada pagi dan sore hari, tampak sepi pada Minggu (7/2) sore.

Sementara itu, Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo, dr Tolkha Amaruddin SpTHT-KL, melalui Kabag Humas dan Protokol Setda Purworejo, Rita Purnama SSTP MM, menyebut tidak ada penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 pada Minggu (7/2).

“Alhamdulillah, hari ini nihil tidak ada penambahan kasus konfrimasi, hanya ada satu kasus meningal dunia positif Covid-19,” sebutnya.

Dengan demikian, total konfirmasi positif Covid-19 hingga saat ini masih 4.233 kasus. Total pasien sembuh atau selesai isolasi 3.659 orang. Sebanyak 401 orang isolasi mandiri, 36 orang dirawat di rumah sakit, sedangkan total pasien meninggal dunia sebanyak 137 orang.

“Tes swab sampai saat ini sudah ada 20.088 kali, hasil swab negatif 14.558, sedangkan yang masih menunggu hasil swab sebanyak 1167 orang,” jelasnya.

Ditegaskan, meski tidak ada penambahan kasus positif, pihaknya tetap menghimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Adanya Gerakan Jateng di Rumah Saja selama dua hari ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan 5M.

Artikel Menarik Lainnya :  Puncak Peringatan HUT Wonosobo ke-196 Sangat Terbatas, Hanya Forkompimda

“Dua poin yang juga ditekankan selain mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak adalah menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas,” tegasnya. (top)

#satgascovid19 #ingatpesanibu#pakaimasker #jagajarak#jagajarakhindarikerumunan#cucitangan#cucitanganpakaisabun