Dilalap Api, Dua Rumah di Batursari Menjadi Arang

Dilalap Api, Dua Rumah di Batursari Menjadi Arang

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO – Sebanyak  dua unit rumah di Dusun Banaran RT 05/RW 02, Desa Batursari, Kecamatan Sapuran menjadi arang setalah di lalap si jago merah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo, Zulfa Akhsan Alim Kurniawan mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.20 WIB. Kebakaran tersebut diduga berawal dari salah satu rumah korban bernama Kastini (47).

“Pada saat kejadian, korban sedang berada di ladang, yang ada dibelakang rumahnya. Ia tiba-tiba mendengar suara gemuruh api. Ketika dilihat, ternyata api sudah membakar sebagian rumah,” katanya.

Melihat rumahnya terbakar, ia langsung berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Para warga langsung berdatangan untuk membatu memadamkan kobaran api dengan alat seadanya. Mendapat laporan, BPBD langsung terjun kelokasi untuk memadamkan api.

“Bersama sejumlah petugas, saya turun langsung dengan mengerahkan 2 mobil Damkar dan 1 unit tangki air. Bersama-sama warga sekitar, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 WIB. Namun sudah merembet ke dua rumah yang ada disampingnya,” jelasnya.

Baca Juga
Objek Wisata di Purworejo Ditutup, Pasar Tetap Buka, Pelaksanaan “Jateng di Rumah Saja”

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun dua rumah milik Kastini (47) dan Suwarto (85) mengalami rusak berat. Sementara satu rumah milik Maryanto mengalami rusak ringan.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran karena korsleting listrik,” bebernya.

Zulfa menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati, terutama jika akan meninggalkan rumah, harus benar-benar mengecek dapur, alat-alat elektronik maupun yang bisa menjadi sumber api lainnya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Sebelum keluar rumah dicek terlebih dahulu alat-alat elektronik, tungku atau yang bisa menjadi sumber api,” katanya.

Artikel Menarik Lainnya :  Pahlawan Sejati! 545 Dokter, 445 Perawat dan 257 Bidan Meninggal Saat Bertugas Merawat Pasien Covid-19

Sementara itu, perangkat desa batursari, Kholil menambahkan, kerugian yang ditimbulkan dari kejadian ditaksir mencapai ratusan juta.

“Ada hewan ternak sapi dan kambing milik korban. Bahkan satu ekor sapi harus di sembelih karena terbakar,” katanya.

Berkaitan dengan keluarga korban sudah diungsikan ke rumah saudara terdekat. Selanjutnya pemdes membentuk posko untuk membantu korban. (gus)