Pegiat Wisata Magelang Selatan Kumpul, Bahas Wisata Konservasi

Pertemuan pegiat Wisata Magelang Selatan bersinergi dengan Forum Merapi Merbabu Hijau (FMMH)
SINERGI. Pertemuan pegiat Wisata Magelang Selatan bersinergi dengan Forum Merapi Merbabu Hijau (FMMH) wujudkan konsep wisata berbasis konservasi.

MAGELANGEKSPRES.COM, MAGELANG – Pegiat Wisata Magelang Selatan mengadakan pertemuan bersinergi dengan Forum Merapi Merbabu Hijau (FMMH) untuk mewujudkan konsep wisata berbasis konservasi. Pertemuan dilakukan di Bolinggo Resto, Senin (01/02/2020).

Untuk diketahui, Eksplore Magelang Selatan adalah salah satu komunitas penggerak pariwisata di Kabupaten Magelang bagian selatan. Komunitas ini semakin mematangkan konsep mengenai wisata berbasis konservasi dengan menggandeng berbagai pihak yang peduli dengan kelestarian alam.

“Yang kita undang adalah temen-temen anggota Eksplore Magelang Selatan, Anggota FMMH dan beberapa tokoh pariwisata,” ucap Ketua Eksplore Magelang Selatan, Agus Purwanto.

Dirinya mengatakan, pertemuan tersebut untuk membangun konsep Wisata Konservasi di Magelang Selatan menjadi lebih baik. Terutama dalam hal konservasi alam, cagar budaya dan lingkungan.

Baca juga
Apel Tiga Pilar Percepat Penanganan Covid-19

“Rencana di bulan Februari ini, kami akan bersinergi melakukan kegiatan konservasi di wilayah Ketep Sawangan. Terutama untuk penghijauan di bantaran Sungais. Selain itu kita juga akan adakan kegiatan mitigasi bencana,” terang Agus

Agus menjelaskan, mitigasi tersebut bertujuan untuk menggambarkan dampak dari bencana Erupsi Merapi terhadap destinasi-destinasi pariwisata di Magelang bagian selatan terutama yang berada di aliran Sungai uang berhulu di Gunung Merapi.

“Sehingga kita dapat petakan dampak bencananya. Dan bisa kita lakukan antisipasi,” jelas Agus

Dalam kesempatan yang sama,  Ketua Forum Merapi Merbabu Hijau (FMMH) dan tokoh Konservasi Alam, Jatmikomengatakan menyambut baik gagasan kolaborasi yang diinisiasi oleh Pegiat Wisata Magelang Selatan. Menurutnya. Kegiatan konservasi yang dilakukan secara menyenangkan karena dibalut dengan wisata akan menjadi daya tarik tersendiri.

“Kalau hanya menanam saja itu sudah hal yang biasa. Namun ketika hal tersebut dibalut dengan wisata tentunya akan menjadi lebih menarik dan konsep edukasinya juga dapat,” ungkap Jatmiko.

Artikel Menarik Lainnya :  Paket Sembako Disalurkan Lewat Polsek

Dirinya menambahkan, apa yangang sudah sudah dilakukannya bersama FMMH, semata-mata untuk keberlangsungan hidup anak cucu kelak dimasa yang akan datang.

Sementara salah satu pegiat pariwisata dan konservasi Magelang Selatan, Tora,  berharap Pandemi segera berakhir, dan destinasi wisata Magelang Selatan dapat memulai untuk penataan yang lebih baik.

“Alam akhir-akhir ini bergejolak perkembangannya, kita bisa mulai penataan terutama di konservasi Alam,” tutur Tora.(cha).