Tingkatkan Kompetensi, Tiga Guru SMKN 2 Magang di IDUKA

MAGANG. Tiga guru Akuntansi dan Keuangan Lembaga SMK Negeri 2 Magelang mengikuti kegiatan magang IDUKA di lembaga-lembaga untuk meningkatkan kompetensinya.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Guru kompetensi Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL) SMK Negeri 2 Magelang meningkatkan kompentensi dengan mengikuti program magang di IDUKA (Industri dan Dunia Kerja) 4 Januari – 2 Februari 2021.

Tiga guru kompetensi AKL itu adalah Siti Rokhana SPd yang magang di KSPPS Karisma Magelang, Genduk Sri Lestari Rahayuningsih SPd yang magang di Kantor Desa Ngluwar dan Laely Inayah SPd yang magang di Dinas Kesehatan Kota Magelang.

“Kami memilih tiga tempat berbeda agar lebih banyak ilmu yang diserap oleh masing-masing guru. Kami juga memilih mata pelajaran yang sesuai dengan magang guru Kompetensi AKL yaitu Perbankan dan Praktikum Akuntansi Lembaga/Instansi Pemerintah,” ujar Siti Rokhana SPd, Ketua Kompetensi AKL.

Tujuan dari program guru magang AKL ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pemahaman budaya kerja, management, proses produksi dan analisis standar kompetensi lulusan yang dibutuhkan di IDUKA.

“Harapannya materi yang disampaikan ke siswa  sesuai dengan yang ada di dunia industri, sehingga  bisa menjadi bekal kompetensi siswa ketika melakukan OJT/PKL,” tambah Laely Inayah SPd.

Baca Juga
Masih Siaga, 265 Pengungsi Merapi Boleh Pulang Sementara

Salah satu dari mereka mengungkapkan bahwa budaya kerja di IDUKA berbeda dengan budaya yang diajarkan pada siswa di sekolah.

“Bersyukur diberi kesempatan magang karena jadi lebih paham kompetensi di dunia kerja terutama di pemerintah desa khususnya bidang keuangannya. Lebih senang lagi karena bisa praktek langsung tentang Siskeudes,” ujar Genduk Sri Lestari Rahayu Ningsih SPd yang magang di Kantor Desa Ngluwar.

“Program magang guru membantu pekerjaan di pemerintah desa, kerjasama dengan pegawai lainnya bagus. Harapannya untuk kelanjutan dari kegiatan guru magang adalah bisa membantu sistem keuangan desa agar lebih bagus karena keterbatasan sumber daya manusia yang ada di lembaga desa,” ungkap Habib Komarudin, Sekertaris Desa Ngluwar.

Artikel Menarik Lainnya :  Puskesmas di Kota Magelang Mulai Kewalahan, Terus Berikan Support agar Tak Tumbang!

Melalui program tersebut, para guru bisa memperdalam pengetahuan dan pengalaman nyata di bidang AKL dan tercipta “Link and Match” antara kurikulum yang dilaksanakan sekolah dengan kualifikasi yang diharapkan Industri. SMK Bisa !, SMK Hebat!, SMK Negeri 2 Magelang Juara dan Unggul!. (adv/hiba/akl).