Edy Suroso Ketua Baru MACI

REORGANISASI. MACI Purworejo menggelar reorganisasi di Uncel B's Kitchen, Kelurahan Kledung Karangdalem Kecamatan Banyuurip. 

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Eksistensi motor tua makin diakui di tengah maraknya motor-motor baru dengan dukungan perkembangan teknologi. Penggemarnya dari berbagai kalangan, mulai generasi muda hingga tua. Di Kabupaten Purworejo, mereka terwadahi dalam Komunitas Motor Antique Club’purworejo (MACI) yang terbentuk sejak tahun 1996.

Baru-baru ini MACI Purworejo menggelar reorganisasi di Uncel B’s Kitchen yang terletak di wilayah Kelurahan Kledung Karangdalem Kecamatan Banyuurip. Bendera kebanggaan komunitas yang awalnya dipegang oleh Ketua lama Arif Widodo, diberikan kepada ketua baru Edy Suroso yang di wakili oleh Waluyo Adi Prayitno alias Mbah Well. Reorganisasi dihadiri sekitar 30 anggota.

Dalam sambutannya, Arif Widodo meminta agar kepengurusan yang akan datang semakin membawa maju MACI Purworejo. Dirinya berharap, beberapa program yang dipandang baik dan relevan dapat diteruskan sebagai tradisi positif. Sementara program yang sudah tidak sesuai, dapat disegarkan.

“Reorganiasi MACI Purworejo ini sebagai semangat baru, program-program ke depan semoga bisa  terealisasi dengan baik,” ungkapnya, kemarin.

Mbah Well mewakili ketua baru menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas dedikasi pengurus lama di bawah kepemimpinan Arif Widodo. Pihaknya optimistis, MACI tetap mampu mempertahankan eksistensinya di tengah perubahan arus zaman yang kian deras.

Baca Juga
Kenalan Via Medsos Berujung Pencabulan

Menurutnya, para pencinta motor antik di Purworejo tercatat cukup banyak. Namun tidak banyak yang mengendari barang antiknya itu di jalanan. Motor antik tersebut sering dipajang dan hanya sesekali di gunakan.

“Untuk bergabung dengan MACI sebenarnya mudah, kami sangat terbuka untuk siapa saja. Jika mengacu pada AD/ART pusat, anggota MACI memiliki syarat motor buatan Eropa, bukan scooter dan pembuatnya di bawah tahun 1964. Namun, kami di Purworejo terbuka bagi siapapun yang mencintai motor tua, bisa bergabung dengan kami, lebih fleksibel,” ungkapnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Patroli PPKM, Polres Purworejo Salurkan Bansos ke PKL dan Ojol

Lebih lanjut pihaknya berharap kedepan motor tua di Purworejo dapat menjadi salah satu ikon cagar budaya yang mendukung potensi daerah. (top)