DPC PDIP Awali Gerakan Tanam Pohon di Embung Bagelen

TANAM. Ketua DPC PDIP Purworejo, Dion Agasi, bersama pengurus menanam pohon di kawasan Embung Bagelen, kemarin

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Purworejo meluncurkan Gerakan Menanam Pohon di kawasan Embung Bagelen Desa Soko Agung Kecamatan Bagelen, Sabtu (30/1). Selain mengisi HUT ke-48 PDIP, aksi kali ini sekaligus menjadi ajakan bagi masyarakat secara luas di Kabupaten Purworejo untuk menjaga kelestarian lingkungan seiring maraknya kejadian bencana alam.

Penanaman pohon secara simbolis diawali oleh Ketua DPC PDIP Purworejo, Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi, bersama sejumlah pengurus, Muspicam Bagelen, Pemdes Soko Agung, kelompok tani, serta pegiat lingkungan dari beberapa kelompok masyarakat antara lain Kawulo Bogowonto, Laskar Begelen, dan Wali Projo.

Ada ribuan bibit tanaman buah dan konservasi air yang disiapkan, seperti gayam, aren, jambu, manggis, durian, dan petai. Selain di kawasan embung, bibit dibagikan kepada masyarakat untuk ditanam di lingkungan sekitarnya. Kegiatan direncanakan juga akan merambah ke kecamatan-kecamatan lain.

Dion Agasi menyebut, Gerakan Menanam Pohon menjadi rangkaian HUT ke-48 PDIP yang dilakukan setentak se-Indonesia dalam waktu berbeda-beda. Di Kabupaten Purworejo, aksi kepedulian lingkungan ini sangat diperlukan mengingat secara geografis masuk dalam wilayah rawan bencana, mulai dari banjir, longsor, hingga tanah bergerak.

“Kalau kita melihat Purworejo belakangan ini banyak bencana, salah satu faktor pemicunya itu ternyata adalah hutan yang harusnya kita jaga banya berubah fungsi.

Baca Juga
SMAN 7 Warnai Gedhing Setu Legi

Melalui kegiatan ini, kita ngin angkat kembali semangat untuk memperbaiki dan merawat lingkungan, bumi di mana kita tinggal,” sebutnya.

Kegiatan mengangkat tema Satu Pohon Sejuta Manfaat. Selain menjaga alam, lewat pohon penghasil buah yang ditanam,  masyarakat juga dapat memetik manfaat secara ekonomi.

Artikel Menarik Lainnya :  Hari Anak Nasional, 57 Anak di Purworejo Terima Remisi

“Karena embung ini wilayah tangkapan air,

Diharapkan adanya embung yang terjaga akan mendatangkan kebaikan bagi masyarakat dan lingkungan. Untuk tanaman buah, buahnya bisa dinikmati atau dijual.

Dari segi kemanfaatan juga bisa merambah ke pariwisata,” jelasnya.

PJ Kades Soko Agung, Kaswandi, mengapresiasi adanya kepedulian PDIP terhadap masyarakat di wilayah Kecamatan Bagelen. Menurutnya, keberadaan embung tidak hanya dimanfaatkan oleh masyarakat Soko Agung, melainkan juga desa-desa di sekitarnya. Terlebih, embung juga memiliki potensi menjadi destinasi pariwisata.

“Jadi memang embung ini harus kita jaga bersama. Dengan ditanami pohon di sekelilingnya, kawasan embung akan lebih kuat dan tahan longsor,” katanya.

Apresiasi senada juga disampaikan oleh Camat Bagelen yang diwakili oleh Tri Subagyo, Kasi Ekonomi dan Pembangunan.

Pihaknya berharap, adanya kegiatan kali ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menanam pohon.

“Mari bersama-sama kita tingkatkan kesadaran menanam pohon demi anak cucu kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kawulo Bogowonto, Nicholaus Legowo,  menyatakan bahwa isu kerusakan lingkungan saat ini harus menjadi perhatian bersama. Bahkan, pihaknya mendorong agar setiap desa memiliki Peraturan desa (Perdea) khusus terkait itu.

“Kami berharap mulai ada Perdes yang mengatur, mulai lahir tanam pohon, nikah tanam pohon, hingga kematian wajib menanam pohon,” tandasnya. (top)