Terdata Aplikasi Kendal Siaga, Terpapar Covid-19 Tak Bisa Berpergian Jauh

LAUNCHING - Kapolres Kendal, AKBP Raphael Sandhy Cahaya Priambodo, melaunching Aplikasi Kendal Siaga di Kantor Balai Desa Karangayu, Kecamatan Cepiring.
LAUNCHING - Kapolres Kendal, AKBP Raphael Sandhy Cahaya Priambodo, melaunching Aplikasi Kendal Siaga di Kantor Balai Desa Karangayu, Kecamatan Cepiring.

MAGELANGEKSPRES.COM,KENDAL – Program inovasi pelayanan publik yang digagas Polres Kendal dalam bentuk Aplikasi Kendal Siaga mampu menditeksi siapa saja yang terpapar Covid-19. Asalkan datanya by name by address dengan riwayat terpapar sudah masuk di dalam aplikasi tersebut, sehingga terpantau dan tidak bisa berpergian jauh dengan jarak tempuh 100 meter. Aplikasi tersebut merupakan terobosan kreatif untuk meningkatkan sinergitas antar instansi maupun lintas sektoral dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di Wilayah Kabupaten Kendal.
“Kalau data yang terpapar sudah masuk di Aplikasi Kendal Siaga ini maka gerak geriknya akan terpantau. Jika berpergian baru berjarak 100 meter saja langsung bisa diketahui petugas yang mengimput data atau satgas covid-19. Alaram diaplikasi akan berbunyi. Yang terpapar dan terditeksi ketahuan berpergian itu langsung didatangi oleh petugas,” kata Kapolres Kendal, AKBP Raphael Sandhy Cahaya Priambodo, saat melaunching Aplikasi Kendal Siaga di Kantor Balai Desa Karangayu, Kecamatan Cepiring, Kamis (28/1/2021).
Launching aplikasi yang baru satu-satunya di Jawa Tengah itu dihadiri oleh Calon Bupati Kendal terpilih Dico M GAninduto, Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Iman Widhiarto, Kepala Kesbangpol Kendal, Marwoto, Kepala Dinkes Kendal Ferinando RAD Bonay, dan sejumlah undangan lainnya.
Raphael menungkapkan, melalui pelaksanaan launching Aplikasi Kendal Siaga ini, diharapkan dapat menjadi salah satu langkah secara bersama di dalam mengimplementasikan perintah Presiden RI dalam menekan kasus Covid-19 di wilayah Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Kendal.
“Aplikasi Kendal Siaga ini, merupakan sekian banyak cara atau langkah Polres Kendal dalam menangani Covid-19 yang ada di Jawa Tengah, khususnya di wilayah Kabupaten Kendal,” ungkapnya.
Raphael menyatakan, melalui aplikasi ini, diharapkan dapat menambah kesadaran masyarakat untuk semakin mengerti betapa pentingnya protokol kesehatan, agar terhindar dari Covid-19 dan penyakit lainnya. Mengingat penyebaran Covid-19 tidak bisa diperangi secara orang per orang. Akan tetapi, harus bersinergi menyamakan barisan.
“Yakni di dalam satu barisan antar aparatur pemerintah dengan masyarakat yang secara bergotong royong bersama- sama memerangi dan menekan penyebaran Covid-19,” tandasnya.
Menurut Raphael, sebagai warga negara yang baik, pihaknya mengajak seluruh tamu undangan, untuk ikut serta dan berperan aktif di dalam memerangi penyebaran Covid-19, yang dimulai dari diri sendiri dengan menerapkan protokol kesehatan yaitu menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Yang tak kalah penting lainya, selalu menerapkan pola hidup sehat, yang aktif serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Lanjut Kapolres, melihat situasi yang berkembang saat ini di tengah wabah Covid-19, banyaknya berita-berita isu sara atau hoax, yang tersebar di dunia maya seperti sosial media, dimana seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi yang mudah terjangkau oleh semua kalangan, dikawatirkan dapat berpengaruh dengan situasi Kambtibmas, dan mudahnya orang untuk terprovokasi.
“Maka saya mengimbau kepada semuanya tanpa terkecuali agar lebih pandai dan bijak di dalam mencerna setiap berita yang diterima baik melalui media cetak, tulis maupun elektronik. Seperti sosial media, yang tentunya belum jelas dari mana sumbernya,” tegasnya.
Raphael menambahkan, giat launching aplikasi ini, juga sebagai sarana meningkatkan kesadaran dari warga masyarakat Kabupaten Kendal, khususnya Desa Karangayu, tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan di tengah wabah Covid-19 dan lebih aktif tentang perkembangan kasus Covid-19 di Wilayah Kabupaten Kendal. Terlebih lagi bagi mereka yang masih harus bekerja , beraktivitas di luar rumah dan mereka semua juga belum tahu akhir dari Covid-19 ini.
“Adapun salah satu hal yang baik dan bisa dilakukan saat ini adalah tindakan pencegahan agar wabah Covid-19 tidak mudah menular. Dengan demikan, penyebaran Covid-19 bisa ditekan dan dikurangi di dalam menjalani adaptasi kebiasaan baru, dimana kita mengetahui bersama dengan didistribusikannya Vaksin Sinovac-19,” imbuhnya.
Calon Bupati Kendal terpilih, Dico M Ganinduto, mengucapkan terima kasih dan bangga kepada Polres Kendal, atas dilaunchingnya Aplikasi Kendal Siaga ini. Menurutnya, aplikasi Kendal Siaga ini, adalah sesuatu yang inovatif karena sudah menjadi kebutuhan masyarakat di era digitalisasi seperti sekarang ini.
“Ini menjadi awal yang baik dalam rangka untuk menindaklanjuti agar Covid-19 ini khususnya di Kabupaten Kendal cepat puluh kembali,” katanya.
Menurut Dico, pemerintah dan kepolisian dituntut untuk selalu tanggap dengan membuka ruang interaksi kepada masyarakat. Hal tersebut, akan menumbuhkan rasa aman dan kepercayaan dari masyarakat.
“Saya berharap, kedepannya untuk membangun Kendal bisa lebih baik lagi dan Insya Allah bisa lebih cepat lagi. Dan kedepan bisa kolaborasikan antara OPD dengan Kepolisian. Yang tujuannya tentu untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Kendal,” harapnya. (lid)

Artikel Menarik Lainnya :  Tindak Tegas Penambang Ilegal dengan Mesin Sedot